Gempa Terasa Di Medan apalagi yang sedang di gedung bertingkat, kamu dimana saat gempa?

Gempa 6,4 M Guncang Simalungun Sumut, Getaran Terasa Sampai Medan

Gempa terjadi di wilayah Sumatera Utara, 10 kilometer arah tenggara Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/8) sekitar pukul 17.54 WIB.

Berdasarkan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dengan berkekuatan 6,4 Magnitudo dengan kedalaman 163 kilometer.

“Telah terjadi gempa bumi dengan parameter sementara 6,4 Magnitudo,” demikian keterangan tertulis yang disampaikan BMKG.

Gempa tersebut juga dirasakan di Kota Medan, Sumatera Utara, dengan jarak 76 Kilometer Tenggara. Warga medan mengatakan, ia merasakan getaran gempa sekitar 15 detik.

“Iya terasa, sekitar 15 detik,” ucap Hanifah, warga Medan.

BMKG menyebutkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga kini belum ada informasi mengenai korban atau kerusakan akibat gempa tersebut.

Ingat FOLLOW agar tidak ketinggalan berita/cerita seru di @medantalk

Sumber: kumparan

#berita #medan #gempa #sumut #gempabumi

2 hari yang laluDiedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman merasakan gempa seperti ini tentu meninggalkan kesan yang tidak terlupakan. Saat gempa guncang Sumatera Utara ini terasa sampai Medan, saya sedang berada di lantai tiga gedung bertingkat, dan getaran terasa cukup kuat selama sekitar 15 detik. Suara benda bergeser dan lantai yang bergetar membuat suasana menjadi mencekam, namun yang paling penting adalah tetap tenang dan mengikuti prosedur keselamatan. Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berlokasi di Kabupaten Simalungun dengan kedalaman 163 kilometer, sehingga getaran sampai Medan yang berjarak sekitar 76 kilometer dari pusat gempa masih cukup terasa. Gempa dengan kedalaman tersebut memang biasanya menyebabkan getaran yang terasa luas tetapi potensi kerusakannya lebih kecil karena energi gempa diserap oleh lapisan bumi lebih dalam. Dari pengalaman pribadi dan beberapa cerita warga yang saya dengar dari media sosial, gempa ini terasa berbeda bagi mereka yang berada di rumah panggung atau gedung bertingkat. Banyak yang berkata getaran seperti bergoyang dan ada suara gemuruh, namun tidak ada kepanikan berlebihan karena BMKG sudah menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hal ini menunjukkan pentingnya masyarakat untuk selalu memperhatikan update dari BMKG dan instansi terkait selama dan setelah gempa bumi terjadi. Selain itu, menyiapkan rencana evakuasi dan memastikan lokasi aman sangat penting ketika gempa mengguncang tiba-tiba. Saya juga melihat dari media online dan video warga yang mengabadikan suasana saat gempa, banyak yang sempat merekam dan membagikan agar informasi cepat tersebar. Hal tersebut juga membantu memantau situasi terkini dan memberikan rasa aman atau peringatan bagi yang berada di wilayah sekitar. Sebagai tambahan, meskipun gempa ini belum menyebabkan kerusakan atau korban jiwa, penting bagi semua pihak untuk terus mengantisipasi kejadian serupa di masa depan. Gempa bumi di kawasan Sumatera Utara memang jamak terjadi karena posisi wilayah yang berada di jalur cincin api Pasifik. Dengan usia bangunan yang beragam dan berbagai jenis konstruksi, kewaspadaan dan kesiapsiagaan tetap menjadi kunci utama selamat dari ancaman bencana alam. Semoga sharing ini memberikan gambaran dan membantu pembaca lebih memahami dampak dan pengalaman saat gempa 6,4 M di Simalungun yang getarannya terasa sampai Medan. Tetap pantau informasi resmi dan selalu siapkan diri menghadapi gempa kapan saja.