Kalian sering buang minyak goreng bekas kayak gini? #AkuPernah malah sering banget langsung buang 🤣 tapi tunggu dulu… ternyata minyak jelantah bisa punya nilai "ekonomis & ekologis" kalau dimanfaatkan dengan ✅ loh!
1. Jual ke pengepul
Minyak jelantah bisa dijual ke pengepul buat diolah jadi biodiesel. Harganya bisa mencapai Rp3.000–Rp7.000/liter tergantung daerah dan kualitas minyaknya!
2. Bahan lilin atau sabun
Minyak bekas bisa diolah jadi sabun cuci atau lilin aromaterapi. Banyak tutorialnya bisa cek di platform lain!
3. Eco brick & bahan bakar alternatif
Di beberapa komunitas, minyak jelantah dijadikan bahan alternatif energi buat kebutuhan rumah tangga.
4. Hindari dibuang ke saluran air!
Buang minyak ke wastafel bisa menyumbat pipa & mencemari air tanah. Lebih baik disaring & simpan buat didaur ulang.
♻️ Yuk mulai pilah minyak bekas di rumah kamu! Kalian tim langsung buang atau masih pakai berkali-kali gak? atau
💬 Pernah coba jual minyak jelantah? Cerita dong di kolom komentar!
... Baca selengkapnyaDulu aku juga tim "asal buang" minyak jelantah ke tempat sampah, bahkan kadang ke wastafel. Tapi setelah tahu kalau minyak jelantah bisa jadi uang dan punya manfaat buat lingkungan, cara pikirku berubah total.
Hal pertama yang aku lakukan adalah mulai disiplin nyaring dan nyimpen minyak jelantah di botol bekas. Biasanya aku pakai corong kecil supaya nggak belepotan. Minyak yang udah benar-benar nggak layak pakai baru aku kumpulin, jangan dicampur sama minyak yang masih mau dipakai lagi ya. Kalau bisa, simpan di tempat yang teduh biar nggak gampang bau.
Soal harga, di daerahku pengepul minyak jelantah kasih kisaran Rp3.000–Rp5.000 per liter, mirip banget sama info yang sering beredar. Memang nggak langsung besar, tapi kalau dikumpulin sebulan dua bulan lumayan buat nambah uang belanja. Ada tetanggaku yang rajin banget, dia ajak tetangga lain kumpulin minyak jelantah, terus dijual bareng-bareng ke pengepul. Sekali angkut bisa dapat puluhan liter.
Selain dijual, aku juga pernah coba manfaatin minyak bekas buat keperluan lain. Salah satunya jadi sabun cuci piring sederhana. Di internet banyak resep sabun dari minyak jelantah, tapi kita tetap harus hati-hati dan pakai sarung tangan karena biasanya pakai soda api. Kalau nggak mau ribet, minyaknya tetap bisa disetor ke komunitas atau bank sampah yang kerja sama dengan pengolah biodiesel.
Yang paling penting, jangan buang minyak jelantah ke saluran air. Aku pernah ngalamin wastafel mampet gara-gara kebiasaan buang minyak panas. Akhirnya harus bayar tukang servis pipa, dan biayanya jauh lebih mahal daripada uang yang bisa didapat dari jual minyak bekas. Selain itu, minyak yang dibuang sembarangan bisa mencemari tanah dan air.
Sekarang setiap kali habis goreng ayam, kentang, atau cemilan, aku selalu inget tulisan "JANGAN DIBUANG MINYAK JELANTAH TERNYATA BISA JADI UANG DAN PUNYA MANFAAT! IRT wajib tau!". Bener-bener relate banget buat ibu rumah tangga atau siapa pun yang sering masak di rumah.
Kalau di daerahmu belum ada pengepul minyak jelantah, coba tanya ke bank sampah, komunitas lingkungan, atau cari di media sosial. Banyak kok yang sudah mulai gerakan kumpul minyak jelantah untuk diolah jadi biodiesel. Selain dapat uang tambahan, rasanya juga lebih lega karena tahu limbah dapur kita nggak langsung mencemari lingkungan.
Kalian gimana? Minyak bekasnya masih dipakai berulang, dijual, atau baru mau mulai dipisahin di rumah?
iya betul kak... bisa jadi yang itu mijel. kalo di tempatku rp5000/liter. kujual di pengepul rosok yang tiap bulan sekali datang, jadi warga bisa jual juga barang2 lainnya. 🥰
iya betul kak... bisa jadi yang itu mijel. kalo di tempatku rp5000/liter. kujual di pengepul rosok yang tiap bulan sekali datang, jadi warga bisa jual juga barang2 lainnya. 🥰