Tempe bungkil
Tempe yg hanya dapat ditemui di malang saja, biasanya tempe bungkil selain digoreng juga bisa untuk campuran sayur lodeh. Tempe bungkil juga bisa digoreng utuh, tapi menurutku lbh enak klo digoreng hancur lbh kriuk. biasanya dipadupadankan dengan sambal tomat mentah. dipenyet dan dimakan dengan nasi hangat.
Buat yang belum pernah coba, tempe bungkil itu beda dengan tempe biasa. Teksturnya lebih padat dan agak keras, jadi pas digoreng hasilnya bisa super kriuk. Banyak yang penasaran tempe bungkil terbuat dari apa. Sederhananya, tempe bungkil tetap terbuat dari kedelai, tapi biasanya bagian yang dipakai adalah kedelai yang sudah diambil sebagian minyak atau lemaknya (mirip ampas/bungkil). Karena itu, hasil akhirnya lebih kering dan cocok banget dijadikan lauk goreng renyah. Versi rumahan, kamu bisa pakai tempe biasa yang teksturnya agak padat, lalu dipotong tipis-tipis atau disuwir kasar untuk meniru sensasi tempe bungkil. Di Malang sendiri, tempe bungkil yang hanya ada di Malang ini biasanya sudah dijual dalam bentuk potongan padat siap olah, jadi tinggal diiris atau dihancurkan sebelum digoreng. Cara membuat tempe bungkil goreng renyah ala aku: 1. Potong tempe bungkil tipis-tipis atau hancurkan kasar pakai tangan. 2. Rendam sebentar dengan bumbu sederhana: bawang putih halus, ketumbar, garam, dan sedikit air. 3. Diamkan 10–15 menit supaya bumbu meresap. 4. Panaskan minyak agak banyak, pastikan benar-benar panas sebelum menggoreng. 5. Goreng sampai tempe bungkil kecokelatan dan kering. Kalau suka kriuk banget, goreng agak lama tapi jangan sampai gosong. 6. Angkat, tiriskan minyaknya, bisa ditaburi kaldu bubuk atau cabai bubuk kalau suka. Selain digoreng kering, tempe bungkil juga enak banget buat campuran sayur lodeh. Karena teksturnya padat, tempe nggak gampang hancur walau direbus lama. Rasanya jadi gurih dan menyerap kuah santan dengan sempurna. Biasanya aku potong dadu sedang, lalu direbus bareng labu siam, kacang panjang, dan terong. Yang paling aku suka, tempe bungkil goreng ini dipenyet bareng sambal tomat mentah. Cukup ulek cabai rawit, bawang putih, tomat, garam, dan sedikit gula, lalu campur dengan tempe bungkil goreng yang sudah digeprek. Disajikan dengan nasi hangat, rasanya benar-benar bikin nagih. Kalau kamu lagi kangen masakan Malang atau penasaran sama tempe yang hanya ada di Malang ini, cobain deh bikin versi sederhananya di rumah. Kuncinya di cara menggoreng tempe: minyak harus panas dan jangan terlalu sering dibolak-balik supaya tekstur luarnya tetap renyah dan bagian dalamnya gurih.








