tumis sat set pucuk iding iding
haloo bun semangat hari ini#ResepHariIni #TipsLemon8 #Hello2026 #fypã‚·
Jujur, awalnya aku juga nggak terlalu familiar sama pucuk iding iding. Tahu sayur ini gara-gara sering lihat di pasar, bentuknya mirip pucuk pakis, katanya sih masih satu keluarga juga. Akhirnya aku coba beli sedikit, masak tumis sederhana, eh malah jadi salah satu sayuran favorit di rumah. Buat yang baru pertama kali pakai pucuk iding iding, tipsku: pilih pucuk yang masih muda dan hijau segar, batangnya jangan terlalu besar supaya nggak alot. Biasanya aku langsung cuci bersih di air mengalir, lalu rendam sebentar pakai air garam supaya kotoran atau ulat kecilnya lepas. Setelah itu tiriskan dulu sebelum ditumis. Kalau soal bumbu, tumis sayur pucuk iding iding ini sebenarnya fleksibel banget. Versi paling simpel yang sering aku pakai cuma bawang merah, bawang putih, cabe kecil 3 buah, cabe besar 1 buah, garam, dan penyedap secukupnya. Kadang aku tambahin sedikit gula biar rasa gurihnya lebih seimbang. Urutan masaknya biasanya: tumis bawang sampai harum, masukkan cabe, lalu baru masukin pucuk iding iding. Oseng-oseng cepat aja supaya sayurnya tetap hijau dan nggak kelembekan. Kalau mau lebih lengkap, bisa juga ditambah bahan lain seperti tempe, tahu, atau teri. Aku suka banget kombinasi pucuk iding iding dengan teri, karena rasa gurih asin dari teri bikin tumis sayur makin enak dimakan pakai nasi hangat. Sesekali aku juga tambahin sedikit santan encer, jadi rasanya mirip gulai sayur tapi versi ringan. Buat yang penasaran soal teksturnya, menurutku pucuk iding iding ini teksturnya mirip pakis, agak renyah lembut kalau nggak dimasak kelamaan. Makanya waktu menumis jangan ditutup terlalu lama, cukup sampai layu saja. Kalau kelamaan dimasak, warnanya jadi kurang cantik dan teksturnya jadi terlalu lembek. Kalau kamu masih ragu mau coba, boleh beli sedikit dulu di pasar. Biasanya pedagang sayur lokal udah tahu kalau kita sebut pucuk iding iding atau pucuk pakis-pakisan. Setelah beberapa kali masak, aku merasa sayur ini cocok banget buat menu harian karena proses masaknya cepat (benar-benar sat set), bumbunya simple, dan cocok buat yang lagi cari variasi tumis sayur selain kangkung atau bayam. Sekarang setiap belanja mingguan, aku sering sengaja cari pucuk iding iding buat stok. Kalau lagi malas masak ribet, tumis sayur model begini jadi andalan: tinggal siapkan bawang, cabe, sedikit penyedap, oseng-oseng sebentar, dah siappp jadi lauk sederhana tapi bikin lahap makan.