📌 Sunnah Rasulullah yang jarang diketahui ✨
Assalamulaaikum Lemonade🍋
Bersiwak bukan sekadar membersihkan gigi.
Ia adalah kebiasaan yang sangat dicintai Rasulullah ﷺ
hingga hampir diwajibkan jika tidak memberatkan umatnya.
Apa itu siwak?
Siwak adalah kayu pembersih gigi (biasanya dari pohon arak)
yang digunakan Rasulullah ﷺ untuk menjaga kebersihan mulut.
Dalil tentang bersiwak:
“Seandainya tidak memberatkan umatku,
niscaya aku perintahkan mereka bersiwak
setiap hendak shalat.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Dalam riwayat lain:
“Siwak itu membersihkan mulut
dan mendatangkan keridaan Allah.”
(HR. Ahmad & An-Nasa’i)
Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha,
bahwa saat-saat terakhir kehidupan Rasulullah ﷺ,
beliau tetap meminta siwak.
Aisyah berkata,
“Rasulullah ﷺ masuk dalam keadaan bersandar di dadaku,
lalu aku melihat beliau memandang siwak di tangan Abdurrahman.
Aku pun mengambilnya, melembutkannya,
dan Rasulullah ﷺ pun bersiwak dengannya.”
(HR. Bukhari)
Bahkan di detik-detik wafatnya,
Rasulullah ﷺ masih menjaga kebersihan dan adab ibadah.
jadi, Kapan bersiwak dianjurkan?
■ Sebelum shalat
■ Saat bangun tidur
■ Saat mulut berubah bau
■ Sebelum membaca Al-Qur’an
■ Saat berwudhu
Kadang kita mencari amalan besar,
padahal Rasulullah ﷺ mengajarkan pahala
lewat kebiasaan kecil yang konsisten.
Yuk, hidupkan sunnah yang hampir terlupakan 🥰
karena meneladani Nabi
selalu membawa kebaikan,
di dunia maupun akhirat
Bersiwak merupakan salah satu sunnah Rasulullah ﷺ yang tidak hanya berfungsi sebagai pembersih gigi, tetapi juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dari pengalaman saya, mengaplikasikan sunnah bersiwak dalam rutinitas harian memberikan banyak manfaat kesehatan dan spiritual. Saya merasakan nafas menjadi lebih segar sehingga lebih percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, bersiwak setiap sebelum shalat membuat ibadah terasa lebih khusyuk karena mulut dan gigi terasa bersih. Kebiasaan ini ternyata juga mencegah berbagai masalah mulut seperti bau mulut dan plak gigi. Siwak yang biasa digunakan berasal dari pohon arak, memiliki kandungan antibakteri alami yang membantu menjaga kesehatan mulut. Mengikuti anjuran Rasulullah ﷺ, saya melakukannya pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum membaca Al-Qur'an, karena selain membersihkan kotoran, siwak juga mempersiapkan kondisi fisik dan spiritual untuk beribadah. Bahkan di saat keadaan berat sekalipun, saya usahakan untuk tetap bersiwak karena hal tersebut telah diajarkan secara langsung oleh beliau. Hal yang menarik adalah bahwa bersiwak tidak harus memakan waktu lama, cukup beberapa menit namun dilakukan secara rutin. Kebiasaan kecil ini ternyata memiliki pahala besar dan menjadi bentuk cinta kita pada sunnah Nabi. Jadi, mari aktifkan kembali amalan sunnah ini dalam kehidupan sehari-hari, karena menjaga kebersihan mulut dan mengikuti sunnah adalah tanda keimanan dan ketaqwaan. Dengan cara ini sekaligus kita meneladani Rasulullah yang selalu menjaga kebersihan dan adab dalam setiap kondisi hidupnya.
