kuliner Jogjakarta
Setiap kali liburan ke Jogja naik kereta dan turun di Stasiun Lempuyangan, aku hampir selalu menyempatkan diri buat kulineran dulu di sekitar Pasar Lempuyangan. Lokasinya deket, bisa jalan kaki, dan pilihannya banyak banget. Salah satu yang lagi sering diburu orang adalah nasi kulit lempuyangan. Kulit ayamnya digoreng kering tapi tetap gurih, dimakan sama nasi hangat, sambal, plus lauk lain kayak telur atau ayam suwir. Biasanya aku datang pagi atau menjelang siang, karena kalau terlalu siang beberapa penjual udah mulai kehabisan. Tipsku, jangan cuma pesan nasi kulit aja. Coba sekalian mix sama lauk lain biar nggak eneg, misalnya ditambah sayur hangat atau soto bening. Di sekitar situ juga ada soto lenthok Pak Yono yang kuahnya enteng dan cocok buat jadi pendamping kalau kamu kurang suka sesuatu yang terlalu berminyak. Kalau kamu tipe yang suka kuliner jadul, di area Pasar Lempuyangan ini juga ada aneka jajanan jadul dan jenang, salah satunya yang terkenal Jenang Bu Gesti. Rasanya manis, legit, dan bikin nostalgia jajanan pasar zaman kecil. Enak banget dimakan setelah sarapan nasi kulit atau sambil nunggu kereta balik. Biar pengalaman kulineran makin maksimal, aku biasanya: - Datang agak pagi biar masih sepi dan pilihan menu lengkap. - Bawa uang cash kecil karena beberapa penjual belum semua pakai QRIS. - Cek dulu kebersihan tempat dan rame-tidaknya pembeli, biasanya yang ramai itu tandanya rasanya cocok di banyak orang. Kalau kamu baru pertama kali ke Jogja dan turun di Lempuyangan, menurutku minimal sekali seumur hidup cobain kuliner di Pasar Lempuyangan ini. Dari nasi kulit lempuyangan yang gurih, tongseng Pak Tumijo, sampai jajanan pasar jadul, semua lumayan terjangkau dan berasa "Jogja banget". Setelah kenyang baru deh lanjut jalan ke Malioboro atau destinasi lain, jadi nggak kelaparan di perjalanan.









pengen jj ihh ❤️