Sate Koyor - Jogjakarta
#kulinerjogjakarta #jogja #kulinerviral #videoviral #viralvideo
Pertama kali dengar Sate Koyor Bu Ira di Pasar Ngasem Jogja, aku kira ini sate biasa. Ternyata beda banget sama sate ayam atau sate sapi yang sering kita temui. Buat yang belum pernah coba, sate koyor adalah sate yang dibuat dari bagian koyor atau gajih/otot di sekitar tulang dan sendi sapi. Teksturnya kenyal, agak empuk, dan kalau diolah dengan bumbu yang pas bisa gurih banget. Waktu ke Pasar Ngasem, antriannya lumayan panjang. Tulisan di depannya jelas: “Sate Koyor Bu Ira – minimal sekali wajib coba, terenak di Jogja”. Bumbunya cenderung sederhana, nggak pakai saus kacang kental seperti sate ayam Madura, tapi lebih ke bumbu kecap dengan rempah dan sambal. Potongan koyornya kecil-kecil, dibakar sampai ada sedikit bagian gosong yang bikin harum smokey. Buat yang penasaran resep sate koyor Jogja ala rumahan, versi sederhananya kurang lebih begini (ini versi yang pernah aku coba di rumah, bukan resep asli warungnya): - Koyor sapi direbus dulu dengan bawang putih, daun salam, garam, dan sedikit jahe biar nggak amis. Rebus sampai empuk tapi tetap kenyal. - Setelah itu potong-potong, tusuk pakai tusuk sate. - Bumbu olesnya aku pakai campuran kecap manis, bawang putih halus, ketumbar bubuk, merica, dan sedikit minyak. Ini dioles berkali-kali saat dibakar. - Untuk bumbu siram, bisa pakai campuran kecap, irisan bawang merah, cabai rawit, tomat, dan jeruk limau. Kalau dibandingkan dengan sate kere atau sate sandung lamur, sate koyor ini lebih fokus ke tekstur kenyal dan rasa gurih lemaknya. Sate sandung lamur pakai bagian daging plus lemak di sekitar dada sapi, jadi teksturnya lebih berdaging. Sedangkan sate kere lebih ke bagian jeroan atau bahan yang dulunya dianggap "murahan". Sate kronyos/kronyos Yu Ira di Jogja juga mirip konsepnya, main di tekstur. Buat yang belum pernah makan sate koyor jogja dan takut eneg, tips dari aku: pesan setengah porsi dulu, terus minta sambal yang agak banyak. Pedasnya sambal bakal bantu seimbangin rasa gurih lemak. Jangan lupa makan bareng nasi hangat atau lontong biar lebih nendang. Lokasinya di Pasar Ngasem Jogja, jadi cocok banget disinggahi sekalian jalan-jalan ke area kota tua dan sekitar Keraton. Datangnya jangan terlalu siang, karena sering banget sold out. Menurutku, minimal sekali seumur hidup wajib coba sate koyor pasar ngasem Yogyakarta ini, apalagi kalau kamu pecinta kuliner khas Jogja yang unik dan sedikit "hidden gem".


































ngendi lokasine