perawatan tali pusar ✨

sebagai ibu atau pendamping masih banyak yang salah saat membersihkan tali pusar pada bayi baru lahir

2025/10/27 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu anakku lahir, hal pertama yang bikin aku deg-degan itu justru tali pusarnya. Kelihatan sepele, tapi ternyata cara merawat tali pusar bayi baru lahir itu nggak boleh sembarangan. Makanya aku mau cerita detail apa saja yang aku lakukan berdasarkan arahan bidan dan dokter, supaya tali pusar cepat kering dan lepas dengan aman. Pertama, soal membersihkan tali pusar. Banyak yang tanya, boleh nggak sih tali pusar diseka? Jawabannya boleh, tapi caranya harus benar. Aku biasanya membersihkan area sekitar tali pusar saat mandi atau saat ganti popok. Pakai kain lembut atau kapas yang dibasahi air matang hangat, lalu diseka pelan bagian sekeliling pangkal tali pusar (bukan dicelup atau direndam). Setelah itu wajib banget dikeringkan sampai benar-benar kering dengan ditepuk pelan, jangan digosok. Lalu soal jepit tali pusat (klem putih yang nempel di ujung tali pusar). Banyak ibu yang takut pegang area itu, padahal aman selama kita tidak menarik atau memutar. Aku biasanya cuma memastikan area di bawah jepit tetap kering dan nggak ketutup popok. Kalau popok suka naik sampai ke pusar, aku lipat ke bawah supaya jepit tali pusat tetap kena udara dan nggak lembap. Untuk obat tali pusar biar cepat kering, jujur dulu aku sempat mau kasih macam-macam: salep, alkohol, bahkan betadine. Tapi dari tenaga medis aku diberi tahu, sekarang anjurannya justru tali pusar jangan diberi apa pun kalau tidak ada infeksi. Cukup dijaga bersih dan kering. Obat-obatan tertentu hanya dipakai kalau dokter yang menyarankan. Hal lain yang penting: jangan membalut tali pusar pakai kasa terus-menerus. Dulu aku kira dibalut kasa itu supaya lebih higienis, ternyata kalau dibuntel terus justru bikin lembap dan lama kering. Jadi aku biarkan terbuka supaya ada sirkulasi udara. Baju juga aku pilih yang longgar di bagian perut, biar nggak gesek-gesek ke tali pusar. Tanda-tanda tali pusar bayi dirawat dengan baik biasanya warnanya pelan-pelan mengering, menghitam, lalu lepas sendiri sekitar 5–14 hari. Selama proses itu, sedikit bau masih normal, tapi kalau baunya menyengat, keluar nanah, kulit sekitar pusar merah dan bengkak, atau bayi terlihat rewel saat disentuh, aku langsung sarankan ke bidan atau dokter karena bisa jadi infeksi. Intinya, cara merawat tali pusar bayi itu: jaga tetap kering, boleh diseka asal lembut dan dikeringkan, jangan diberi salep/alkohol/betadine tanpa anjuran, jangan dibalut kasa terus-menerus, dan pastikan popok tidak menutupi area tali pusar. Dengan cara sederhana itu, di pengalamanku tali pusar bayi lebih cepat kering dan lepas tanpa masalah.