BERITA PENTING buat yang mau ke Jepang! 🚨
Mulai Maret 2026, nginep di Kyoto bakal MAHAL BANGET! 😱
Bukan harga kamarnya yang naik, tapi ada PAJAK TAMBAHAN baru untuk mengatasi overtourism.
Pajaknya ada 5 level, dan yang paling tinggi bisa sampai 10.000 JPY (~Rp 1,1 Juta) PER ORANG / MALAM! 😵 Kalo nginep berdua, pajaknya aja bisa Rp 2,2 Juta semalam.
Jadi, kamu tim mana?
- Tetap nginep di Kyoto.
- Nginep di Osaka, terus day trip aja ke Kyoto.
detailnya langsung ke igoy aku ya
Jika kamu berencana berkunjung ke Jepang, khususnya Kyoto, penting untuk memahami bahwa mulai Maret 2026, pemerintah setempat akan menerapkan pajak penginapan baru yang berjenjang. Pajak ini dikeluarkan sebagai langkah strategis untuk mengendalikan jumlah wisatawan atau overtourism, sekaligus meningkatkan pendapatan lokal yang nantinya digunakan untuk pengembangan fasilitas serta pelestarian budaya setempat. Pajak tambahan ini terdiri dari lima tingkatan harga tergantung pada kategori penginapan yang dipilih dan lama menginap. Pajak tertinggi bisa mencapai 10.000 JPY atau sekitar Rp 1,1 juta per malam per orang. Jadi, jika menginap berdua, kamu harus memperhitungkan tambahan biaya pajak sebesar Rp 2,2 juta per malam, yang tentu akan sangat berdampak pada anggaran liburan kamu. Kondisi ini memunculkan dilema bagi para wisatawan: apakah tetap memilih menginap di Kyoto yang kini menjadi lebih mahal, atau mencari alternatif penginapan di kota terdekat seperti Osaka dan melakukan perjalanan sehari (day trip) ke Kyoto? Banyak wisatawan mulai mempertimbangkan opsi kedua karena biaya penginapan di Osaka relatif lebih rendah dan jaraknya cukup dekat, menjadikan day trip ke Kyoto sebagai solusi hemat dan praktis. Selain aspek biaya, ada juga manfaat positif dari pajak ini. Pajak yang diberlakukan akan membantu mengurangi kepadatan pengunjung di Kyoto, menjadikan pengalaman wisata lebih nyaman dan kondusif. Dana yang terkumpul dari pajak ini pun diharapkan dialokasikan untuk konservasi situs bersejarah serta perbaikan fasilitas umum, yang kesemuanya sangat penting untuk menjaga keaslian dan kelestarian budaya Jepang. Bagi yang ingin tetap berkunjung ke Kyoto dengan budget lebih hemat, disarankan untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari, memilih penginapan yang sesuai kemampuan finansial, dan menganggap pajak ini sebagai bagian dari kontribusi untuk keberlanjutan pariwisata di Jepang. Selain itu, wisatawan juga dapat memanfaatkan teknologi dan komunitas wisata untuk mendapatkan rekomendasi dan penawaran menarik terkait penginapan dan transportasi. Pastikan juga mengecek aturan terbaru terkait pajak penginapan di website resmi pariwisata Jepang atau berkonsultasi dengan agen perjalanan terpercaya sebelum melakukan booking penginapan. Dengan informasi yang lengkap dan perencanaan matang, kamu bisa menikmati liburan di Jepang tanpa khawatir biaya tak terduga dan tetap mendukung pelestarian wisata di Kyoto.




























