STOP REDEEM KRISFLYER DI TAHUN 2026?! 🛑✈️
Jangan sampai nyesel belakangan gara-gara asal transfer miles!
Banyak banget yang masih pakai mindset lama, padahal strategi di tahun 2026 ini udah beda banget. 📉
KrisFlyer emang juara, tapi bukan berarti jadi satu-satunya jawaban buat semua perjalanan kamu.
Apalagi setelah devaluasi, kamu harus makin pinter milih kapan waktu yang tepat buat pakai miles dan kapan mending bayar cash.
Catat langkah ini sebelum transfer:
1. Cari Award Seat dulu! 🔍
2. Bandingin pajaknya (tax).
3. Cek ketersediaan kursi.
Mau tau guide dan tools gratis buat cari award seat paling cuan?
Check igoy aku buat detail lengkapnya
Banyak family trip kelihatannya mahal, padahal bisa diatur supaya hemat ratusan juta
dengan strategi kartu kredit & miles yang tepat dan sesuai “porto” keluarga masing-masing.
Aku bahas step-by-step di Group VIP / private consulting ya.
Sebagai seseorang yang aktif menggunakan miles dan kartu kredit untuk perjalanan, saya ingin berbagi pengalaman terkait perubahan strategi redeem KrisFlyer di tahun 2026. Dulu, mindset saya adalah langsung men-transfer miles dan baru mencari tiket award sesudahnya. Namun, sejak KrisFlyer melakukan devaluasi, saya mulai menyadari bahwa pendekatan itu justru berisiko membuat poin terbuang sia-sia dan akhirnya rugi. Kuncinya adalah mulai membalik urutan: sebelum memindahkan miles ke akun KrisFlyer, saya pelajari dulu ketersediaan award seat dengan teliti. Saya selalu menggunakan beberapa tools dan situs online yang dapat menunjukkan jumlah kursi award terbuka dan pajak yang dikenakan untuk tiap rute. Ini penting karena pajak (taxes) bisa sangat berbeda dan memengaruhi total biaya perjalanan secara signifikan. Pendekatan ini punya keuntungan besar buat saya, terutama ketika merencanakan perjalanan keluarga. Dengan detail tersebut, saya bisa memilih waktu dan rute yang optimal sehingga tidak hanya menghemat miles, tapi juga mengurangi pengeluaran tunai. Misalnya, kalau pajak terlalu mahal atau kursi award tidak tersedia cukup banyak, saya lebih memilih untuk bayar cash daripada memaksakan pakai miles yang sebenarnya kurang efektif. Selain itu, pemahaman tentang 'porto' atau kebutuhan kartu kredit dan miles yang sesuai dengan profil keluarga saya juga membantu memaksimalkan keuntungan. Ada beberapa kartu kredit yang menawarkan poin bonus dan transfer yang lebih fleksibel ke KrisFlyer, sehingga saya bisa menyesuaikan strategi pengumpulan dan redeem miles sesuai dengan kebutuhan khusus dalam perjalanan keluarga. Terakhir, bergabung dengan komunitas VIP yang membahas tips dan hack kartu kredit serta miles memberikan insight dan update terbaru yang tidak saya dapatkan di tempat lain. Diskusi dua arah dengan anggota lain membantu saya tetap adaptif dalam strategi karena situasi dan aturan miles sering berubah. Dengan mengikuti langkah ini: cari award seat dulu, bandingkan pajak, dan cek ketersediaan kursi sebelum transfer miles, perjalanan semakin hemat dan terencana. Pengalaman ini saya rasa penting untuk dibagikan agar teman-teman tidak terjebak mindset lama yang sudah kurang relevan di tahun 2026.
























































