Rupiah lagi tembus 18.000/USD?! 😱💸

Jangan sampai liburan ke luar negeri malah bikin kantong boncos gara-gara asal gesek kartu!

Tiap transaksi di luar negeri itu ada jebakan kurs jelek plus markup FX 2-3% yang sering nggak kita sadari.

Tapi tenang, ada triknya biar tetep cuan!

Pilih kartu kredit yang punya markup FX rendah, dapet cashback/miles, dan selalu ingat buat bayar pakai mata uang lokal (tolak DCC/rupiah di mesin EDC).

Berikut kartu yang bagus menurut aku:

- BCA American Express (Amex) Platinum

- Danamon JCB Precious

- Mandiri Marriott Bonvoy

- Mandiri World Prioritas

- Maybank BMW Visa Infinite

- Mandiri Visa Signature

- Jenius Visa

Banyak family trip kelihatannya mahal, padahal bisa diatur supaya hemat ratusan juta

dengan strategi kartu kredit & miles yang tepat dan sesuai “porto” keluarga masing-masing.

Aku bahas step-by-step di Group VIP / private consulting ya.

6/4 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang sering bepergian ke luar negeri, saya paham betul betapa mahalnya biaya yang bisa muncul dari transaksi dengan kartu kredit yang tidak tepat. Terlebih sekarang, dengan rupiah yang menembus angka Rp 18.000 per USD, setiap transaksi yang terkena biaya markup FX 2-3% bisa terasa sangat memberatkan. Saya sudah mencoba berbagai kartu kredit dan menyadari pentingnya memilih kartu yang menawarkan biaya transaksi asing yang rendah serta keuntungan tambahan seperti cashback atau miles. Misalnya, menggunakan kartu kredit BCA American Express Platinum atau Mandiri Marriott Bonvoy bukan hanya mengurangi biaya markup, tetapi juga memberi rewards yang bisa dimanfaatkan di perjalanan berikutnya. Selain itu, salah satu trik utama yang saya pelajari adalah selalu memilih opsi pembayaran dalam mata uang lokal saat melakukan transaksi di luar negeri. Ini menghindari Dynamic Currency Conversion (DCC) yang bisa membuat biaya transaksi membengkak karena kurs tidak menguntungkan. Pastikan selalu menolak pembayaran dalam rupiah saat mesin EDC menawarkan opsi tersebut. Pengalaman saya, dengan perencanaan yang matang dan strategi penggunaan kartu kredit yang tepat, biaya travel keluarga yang awalnya tampak sangat mahal bisa dikurangi signifikan. Bahkan saya berhasil menghemat ratusan juta rupiah selama beberapa perjalanan dengan memanfaatkan poin dan miles secara efektif. Bagi yang ingin lebih mendalami strategi ini, bergabunglah dengan komunitas atau grup diskusi yang mengulas secara detail berbagai tips dan trik seputar kartu kredit dan penghematan biaya perjalanan. Di sana biasanya juga dibahas tentang bagaimana memilih kartu yang sesuai dengan kebutuhan dan skala portofolio keluarga, sehingga tidak hanya hemat tapi juga mendapatkan manfaat maksimal dari transaksi internasional. Intinya, jangan langsung asal gesek kartu saat di luar negeri. Pelajari dulu jenis kartu yang Anda gunakan dan manfaatkan berbagai promo atau cashback yang tersedia. Dengan langkah ini, liburan tidak lagi jadi beban, tetapi justru bisa menjadi peluang untuk cerdas berhemat sekaligus menikmati perjalanan.