Dulu mikir miles itu cuma buat terbang Business Class gratis...✈️
Tapi pas udah punya anak & rutin bawa keluarga liburan ber-4 atau ber-5, mindset itu berubah 180 derajat!
Ternyata, kesalahan terbesar family traveler adalah pakai strategi solo traveler untuk liburan rombongan. Akibatnya:
❌ Kursi award enggak pernah cukup
❌ Poin menumpuk tapi telanjur expired
❌ Akhirnya batal hemat, malah boncos di jalan
Kunci family travel yang cerdas itu bukan maksa 100% gratis, tapi Strategi Hybrid dan efisiensi total biaya!
Swipe slide di atas buat baca 7 kesalahan yang wajib kamu hindari!
Banyak family trip kelihatannya mahal, padahal bisa diatur supaya hemat ratusan juta
dengan strategi kartu kredit & miles yang tepat dan sesuai “porto” keluarga masing-masing.
Aku bahas step-by-step di Group VIP / private consulting ya.
7/25 Diedit ke
... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang juga sering bepergian bersama keluarga besar, saya benar-benar merasakan bagaimana pentingnya strategi khusus dalam mengumpulkan dan menggunakan miles. Saya dulu juga berpikir bahwa miles hanya berguna untuk mendapatkan tiket Business Class gratis saat traveling sendiri atau berdua, tapi setelah mulai membawa anak-anak, saya sadar kalau mindset itu harus berubah total.
Pertama, pastikan kita nggak fokus hanya pada satu program miles saja, seperti KrisFlyer. Dalam pengalaman saya, kadang saat award seat KrisFlyer habis, ada opsi lain seperti Flying Blue, Aeroplan, atau Asia Miles yang masih menawarkan kursi yang cukup dan bahkan kadang dengan harga miles yang lebih kompetitif. Jadi, membuka opsi berbagai program miles sangat membantu memperbanyak peluang pemakaian miles.
Kemudian, manfaatkan fasilitas family pooling atau penggabungan miles antar anggota keluarga jika tersedia. Saya bersama istri dan anggota keluarga lain pernah menggabungkan miles sehingga kami lebih cepat mencapai target redeem dan mendapatkan tiket pesawat sekaligus tanpa harus terpencar-pencar. Ini jauh lebih efisien dibanding masing-masing menumpuk poin sendiri dan akhirnya tidak cukup untuk tiket rombongan.
Jangan lupa juga, redeem miles tak harus fokus ke tiket pesawat saja. Pengalaman saya menunjukkan redeem untuk hotel juga bisa memberikan nilai lebih tinggi, karena biaya menginap biasanya lebih besar jika liburan keluarga. Jadi, dengan strategi hybrid yang memadukan redeem tiket dan hotel, kita bisa menghemat secara signifikan.
Booking tiket jauh-jauh hari juga kunci penting supaya dapat award seat yang cukup banyak untuk semua anggota keluarga. Saya pernah coba memesan mendekati tanggal keberangkatan dan hasilnya malah gak ada kursi yang cukup, akhirnya harus beli tiket biasa yang lebih mahal.
Yang terakhir, jangan hanya satu nama di akun miles. Jika suami dan istri berdua aktif menumpuk miles, proses mendapatkan tiket gratis bisa lebih cepat dengan memanfaatkan double bonus dan kedua rekening. Ini mempercepat pencapaian target miles dan juga lebih fleksibel dalam memesan tiket untuk seluruh keluarga.
Intinya, perjalanan bersama keluarga memerlukan strategi pengelolaan miles dan budget yang berbeda dengan solo traveler. Dengan memahami 7 kesalahan ini dan mengaplikasikan strategi hybrid yang tepat, liburan keluarga jadi lebih hemat, efisien, dan menyenangkan. Semoga pengalaman dan tips ini bisa membantu kamu merencanakan liburan keluarga dengan lebih cerdas dan hemat!