Hal yang Paling Aku Sesali Saat SMA💔
1. Tidak membuat target jurusan kuliah dan nilai sejak kelas 10 🫠
Dulu aku menjalani masa SMA tanpa tujuan yang jelas. Aku belum tahu ingin masuk jurusan apa, jadi aku juga tidak tahu nilai apa yang harus dipertahankan. Baru saat kelas 12 aku mulai mencari jurusan yang cocok, tetapi waktunya sudah mepet. Akibatnya, aku harus mengejar banyak hal sekaligus, mulai dari mencari informasi kampus, syarat masuk, hingga memperbaiki nilai. Kalau bisa mengulang waktu, aku akan mulai menentukan target jurusan sejak kelas 10 agar tahu apa yang harus dipersiapkan sejak awal.
2. Tidak konsisten dalam belajar🙇🏻♀️
Aku belajar hanya ketika ada ulangan atau menjelang ujian. Setelah itu, aku kembali bermalas-malasan. Akibatnya, nilai yang kudapat tidak pernah stabil—kadang tinggi, kadang turun drastis. Padahal, belajar sedikit demi sedikit setiap hari jauh lebih efektif daripada belajar semalam suntuk. Konsisten ternyata lebih penting daripada belajar keras hanya sesekali.
3. Tidak mencari informasi beasiswa sejak kelas 10💤
Dulu aku berpikir beasiswa baru perlu dicari saat kelas 12. Ternyata anggapan itu salah. Banyak beasiswa yang menilai bukan hanya nilai akademik, tetapi juga prestasi, pengalaman organisasi, kepanitiaan, sertifikat, hingga kegiatan sosial yang dikumpulkan selama SMA. Karena baru mencari informasi di akhir masa sekolah, aku kehilangan banyak kesempatan untuk mempersiapkan semuanya. Seandainya aku mulai sejak kelas 10, aku bisa lebih fokus membangun portofolio dan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan beasiswa.
Karena itu, untuk adik-adik yang baru masuk di kelas 10. Saran aku adalah Jangan nunggu sampai kelas 12 buat mulai mempersiapkan masa depan. Tentukan tujuanmu dari awal, belajar dengan konsisten, dan cari informasi beasiswa sebanyak mungkin. Persiapan yang dimulai lebih cepat akan membuat perjalananmu jauh lebih ringan. 💛

































































