pentingnya memiliki etika,agar tidak asal dalam bertutur kata.Pentingnya memiliki sopan santun,agar tidak dianggap tak memiliki tata krama dan adab kesopanan.Karena pendidikan setinggi apapun tidak akan mampu memiliki sikap sopan santunsesorang.
.
Dalam kehidupan sehari-hari, saya menyadari bahwa memiliki etika dan sopan santun adalah fondasi utama untuk membangun hubungan yang harmonis dengan orang lain. Pernah saya mengalami situasi di mana seseorang yang pintar dan berpendidikan tinggi namun kurang memperhatikan tata krama dan kesopanan cenderung mendapat penilaian kurang baik dari lingkungan sekitarnya. Sikap sopan santun bukan hanya soal gaya bicara, tapi mencakup cara kita mendengarkan, memberikan perhatian, serta menghargai orang lain. Misalnya, mengucapkan terima kasih, meminta izin, atau menghindari kata-kata kasar dan terlalu lugas yang bisa menyakiti perasaan orang lain. Saya juga mempelajari bahwa pendidikan formal tidak otomatis membuat seseorang memiliki sikap yang santun. Banyak orang yang walaupun terpelajar tapi kurang beretika dalam komunikasi dan interaksi sosial. Karena itu, penting sekali kita terus belajar dan melatih diri agar sopan santun menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, beretika dalam bertutur kata dapat mencegah kesalahpahaman dan konflik. Kalau kita berbicara dengan penuh perhatian dan rasa hormat, orang lain cenderung lebih terbuka dan merasa nyaman berkomunikasi. Ini sangat penting terutama di lingkungan kerja, sekolah, dan komunitas sosial. Kesimpulannya, etika dan sopan santun itu seperti bahasa universal yang bisa membuka jalan untuk hubungan yang baik dan saling menghargai. Dengan menerapkannya secara konsisten, kita tidak hanya menunjukkan adab, tetapi juga membangun citra diri yang positif di mata orang lain.
