... Baca selengkapnyaBelakangan ini aku lagi belajar banget buat "bawa enjoy aja" dalam setiap hal, terutama saat lagi aja sendiri. Dulu aku tipe yang gampang overthinking, ngerasa kalau sendiri itu tanda nggak laku, kesepian, atau ketinggalan dari orang lain. Tapi pelan-pelan aku sadar, fase sendiri itu justru momen terbaik buat kenal diri sendiri lebih dalam.
Saat jalan sendirian, nongkrong sendirian, atau sekadar duduk di taman kayak di ladang tulip warna-warni di foto, aku mulai belajar bersyukur. Angin yang lewat, langit senja, warna bunga yang cerah, semua jadi pengingat kalau bahagia itu nggak harus ribet. Kadang cukup tarik napas dan bilang ke diri sendiri: "Santai, bawa enjoy aja."
"Aja sendiri" itu bukan berarti kamu kurang apa-apa. Justru di situ kamu bisa fokus ke diri sendiri: refleksi, healing, dan nyusun rencana hidup tanpa banyak distraksi. Aku juga pernah ngerasa minder lihat teman-teman udah punya pasangan, karier, atau hidup yang kelihatan sempurna di sosial media. Tapi pas aku mulai nerima kalau setiap orang punya timing-nya masing-masing, hati rasanya lebih ringan.
Satu hal yang bantu aku adalah belajar menerima diri sendiri apa adanya. Misalnya aku pakai kacamata, pakai kalung salib yang selalu nemenin, dan senyum lebar meski kadang hati nggak selalu baik-baik aja. Dari situ aku sadar, kita nggak harus sempurna untuk bisa bahagia. Cukup jujur sama diri sendiri: lagi sedih ya diakui, lagi capek ya istirahat, lagi bahagia ya dinikmati.
Kalau kamu lagi di fase hidup yang kerasa berat, coba pelan-pelan ganti mindset. Daripada nanya "Kenapa hidup gue gini?", coba bilang "Oke, sekarang lagi gini. Gimana caranya gue bisa tetap enjoy jalanin?" Kadang jawabannya sesederhana: keluar sebentar, lihat langit, jalan kecil-kecilan, atau tulis apa yang kamu syukuri hari ini.
Bawa enjoy aja bukan berarti lari dari masalah, tapi memilih cara yang lebih lembut buat ngejalanin hidup. Masalah tetap ada, tapi kamu nggak perlu nyiksa diri sendiri dengan mikir berlebihan. Percaya kalau kamu layak bahagia, bahkan saat lagi aja sendiri. Pelan-pelan, belajar nerima diri, nikmatin momen kecil, dan biarin hidup mengalir sambil kamu tetap tersenyum.