MENGENAL BLOCK MINECRAFT GRAVEL
Kenalan Sama Gravel, Si Kerikil Jatuh yang Suka Bikin Kaget!
Gravel (kerikil) adalah balok non-padat berwarna abu-abu kecokelatan dengan tekstur butiran-butiran kasar. Balok ini memiliki keunikan (sekaligus menyebalkan) karena terpengaruh oleh hukum gravitasi game; kalau balok di bawahnya dihancurkan, Gravel akan jatuh merosot ke bawah.
Fungsinya Apa Saja Sih di Minecraft?
Walaupun sering membuat pemain kesal karena suka runtuh tiba-tiba di dalam gua, Gravel punya kegunaan penting:
Sumber Penghasil Flint: Menghancurkan Gravel punya peluang untuk menjatuhkan Flint (batu pemantik), bahan wajib untuk membuat Flint and Steel (korek api) dan meracik anak panah (Arrows).
Bahan Pembuat Beton (Concrete Powder): Kamu wajib mencampurkan Gravel dengan Sand (pasir) dan pewarna untuk membuat bubuk beton yang nantinya bisa diubah menjadi balok beton warna-warni yang sangat mulus.
Membuat Coarse Dirt: Bisa dicampur dengan tanah biasa untuk membuat Coarse Dirt (tanah kasar yang tidak bisa ditumbuhi rumput).
Wujudnya Gravel di Dunia Nyata
Di dunia nyata, Gravel adalah kerikil, batu koral, atau puing batu pecah ukuran kecil yang sering kita temukan di pekarangan rumah atau pinggir sungai. Manusia menggunakannya sebagai campuran utama semen untuk ngecor dak beton rumah, bahan penguruk dasar jalan raya, atau hiasan batu di taman agar air hujan bisa langsung meresap ke dalam tanah.
Cara Mendapatkannya (Biar Gak Salah Potong!)
Gunakan Alat Sekop (Shovel): Gravel paling cepat dihancurkan menggunakan Shovel. Jika kamu ingin mengambil balok Gravel-nya secara utuh tanpa pecah menjadi Flint, kamu disarankan menggunakan sekop yang sudah diberi mantra Silk Touch.




















