... Baca selengkapnyaSetelah kejadian hampir kena modus penipuan Shopee cuma gara-gara upload ulasan, aku jadi jauh lebih waspada tiap ada nomor asing yang nelpon atau chat ngakunya dari pihak “resmi”. Awalnya aku beneran panik, soalnya yang dibahas itu detail orderanku di Shopee dan video ulasan yang baru aja aku upload. Rasanya tuh kayak, "Lho kok bisa mereka tahu?".
Waktu itu aku baru upload video unboxing tas Eiger di Shopee. Niatnya cuma review jujur biar pembeli lain kebantu. Nggak lama, ada nomor nggak dikenal nelpon, ngaku dari tim Shopee. Katanya video ulasanku harus dihapus karena nomor resi kelihatan dan itu melanggar aturan. Di situ aku mulai goyah, soalnya mereka ngomongnya meyakinkan banget.
Tapi makin lama ngobrol, makin banyak hal yang aneh. Mereka minta aku kirim screenshot profil Shopee, sebutin username, dan beberapa info akun lain. Di situ alarm di kepala langsung bunyi. Setahuku, urusan resmi Shopee itu selalu lewat aplikasi atau email resmi, bukan lewat nomor pribadi random gitu.
Akhirnya aku putuskan buat cek ke pihak toko langsung lewat chat Shopee. Kebetulan aku belanja di official store Eiger. Di situ semuanya kelihatan jelas: mereka bilang nggak pernah ada kebijakan nyuruh hapus ulasan, nggak pernah minta data pribadi, dan nelpon lewat nomor pribadi itu udah pasti modus penipuan. Mereka juga nyaranin aku buat abaikan dan blokir nomor tersebut.
Dari situ aku bener-bener belajar beberapa hal penting soal modus penipuan Shopee:
1. Jangan pernah kasih info akun pribadi
Termasuk username lengkap, email, nomor HP, kode OTP, data pembayaran, atau screenshot profil yang kelihatan detail akun. Pihak resmi Shopee nggak akan minta hal-hal kayak gitu lewat telepon biasa atau chat WA.
2. Selalu cek sumber chat atau telepon
Kalau ada yang ngaku dari Shopee, cek dulu: akunnya verified atau bukan, chatnya lewat aplikasi Shopee atau bukan, emailnya pakai domain resmi atau nggak. Kalau datang dari nomor pribadi atau akun nggak jelas, lebih baik curiga dulu.
3. Semua urusan resmi Shopee lewat aplikasi
Mulai dari notifikasi, komplain, sampai perubahan aturan, biasanya muncul di notifikasi aplikasi atau email resmi. Kalau ada yang maksa ngurus sesuatu di luar aplikasi, apalagi minta data pribadi, besar kemungkinan itu modus penipuan.
4. Jangan panik dan jangan buru-buru nurutin
Modus penipu biasanya bikin kita panik: bilang akun akan diblokir, orderan dibatalkan, atau ulasan dihapus paksa. Ambil jeda, tarik napas, dan cek dulu ke CS Shopee atau ke toko terkait lewat fitur chat resmi.
Sekarang setiap kali upload ulasan di Shopee, aku juga lebih hati-hati soal tampilan video atau foto. Usahain nomor resi, alamat, atau info sensitif lain nggak terlalu jelas kelihatan. Bukan salah kita kalau ada yang niat jahat, tapi setidaknya kita bisa meminimalisir celah yang bisa dimanfaatkan.
Intinya, modus penipuan Shopee itu bisa datang dari mana aja, bahkan dari hal sepele kayak ulasan produk. Kalau kamu juga sering review atau unboxing belanjaan, jangan lupa selalu waspada, jangan gampang percaya, dan biasakan verifikasi ke sumber resmi dulu sebelum nurutin permintaan apa pun.