... Baca selengkapnyaSebagai wanita berhijab yang punya pasangan seorang tentara (atau lagi berproses jadi TNI), aku ngerasa hubungan ini unik banget. Banyak yang penasaran, gimana sih rasanya punya pacar tentara? Apa boleh tetap aktif di kampus, medsos, sampai ikut ajang-ajang kayak putri kampus atau jadi brand ambassador?
Versi aku: boleh banget, asal tetap jaga batas dan komunikasi.
Awal dia daftar TNI AD, jujur aku juga deg-degan tiap pengumuman. Kita sama-sama saling ngingetin buat ikhlas nerima hasil, tapi juga tetap kasih semangat biar dia nggak mudah nyerah. Walaupun aku berhijab dan mungkin orang lihat aku "kalem", sebenernya support-ku ke dia cukup keras juga: aku sering kirim chat panjang soal motivasi, kirimin video, voice note, apa pun yang bisa bikin dia semangat latihan dan tes.
Di sisi lain, dia juga nggak pernah ngehalangin aku buat maju. Aku beberapa kali ikut lomba, sampai bisa juara, dan dia selalu jadi orang pertama yang aku kabarin. Waktu aku ikut ajang kampus sampai pegang selempang dan piagam, dia sama sekali nggak melarang, malah bangga karena aku punya kesibukan yang positif. Buat aku, itu penting banget: jadi tentara atau pasangan tentara bukan berarti kita harus berhenti berkarya.
Masalah medsos juga sering jadi topik. Banyak yang mikir kalau pacaran sama tentara harus diem, nggak boleh aktif di medsos, apalagi sampai jadi BA Wardah atau jadi BA brand kecantikan lain. Tapi di hubungan aku, justru dia ngedukung aku bangun relasi, kenalan sama banyak orang, asal aku tetap jaga diri dan nama baik kami. Prinsipnya: sama-sama punya kesibukan yang positif dan saling percaya.
Yang paling kerasa itu di bagian komunikasi. LDR plus jadwal dia yang padat bikin waktu chat nggak selalu panjang. Kadang cuma sempet kirim kabar singkat, foto sebentar, atau video call sebentar sebelum tidur. Tapi menurutku, yang penting itu rasa saling ngabarin walau sesingkat apa pun. Dari situ kerasa kalau kita sama-sama prioritas, walau sibuk.
Buat kamu para wanita berhijab yang lagi jalanin hubungan sama tentara atau calon TNI, menurutku kuncinya ada di tiga hal: saling support, saling percaya, dan siap berkembang bareng. Cari aktivitas yang bikin kamu makin baik, baik di mata Allah maupun di mata orang lain. Pakai hijab bukan penghalang buat berprestasi; punya pasangan tentara juga bukan alasan buat berhenti bermimpi.
Selama kalian punya tujuan yang jelas, saling menguatkan buat meraih cita-cita, dan nggak saling mengekang, hubungan tentara dan wanita berhijab justru bisa jadi contoh hubungan yang dewasa, sehat, dan penuh doa.
maksudnya setara gmn🍋