Rambut Rontok bikin nggak nyaman, yukk kenali penyebab nya, seputar tips untuk mengurangi rambut Rontok dan cara menjaga kesehatan rambut setelah rontok. 📝 #tipskesehatan#Lemon8#lemon8challenge#healthytips
2025/11/4 Diedit ke
... Baca selengkapnyaPas rambut aku mulai rontok parah, aku juga sempat bingung: ini normal atau sudah termasuk kerontokan berlebih? Dari hasil baca-baca dan konsultasi, ternyata rambut rontok setiap hari itu wajar banget selama masih di kisaran 50–100 helai per hari. Itu bagian dari siklus alami rambut: ada yang tumbuh, ada yang istirahat, ada yang rontok.
Yang perlu diwaspadai itu kalau lebih dari 100 helai, atau rontoknya sampai bikin tampak menipis di satu area, misalnya di depan atau di garis belah rambut. Aku dulu sempat ngecek pakai cara sederhana: perhatikan rambut di sisir, bantal, dan kamar mandi selama beberapa hari. Kalau makin banyak dan terasa nggak wajar, itu tandanya perlu cari penyebab kerontokan rambut lebih dalam.
Soal vitamin, banyak yang nanya: rambut rontok kekurangan vitamin apa? Dari pengalamanku dan info yang aku dapat, umumnya berkaitan dengan kekurangan vitamin B kompleks (terutama biotin/B7), vitamin D, zat besi, dan zinc. Waktu aku kurang makan sayur dan jarang protein, rambut rontokku memang makin menjadi. Setelah rutin makan telur, ikan, sayur hijau, kacang-kacangan, plus minum suplemen sesuai anjuran dokter, rontoknya pelan-pelan berkurang.
Stres juga punya peran besar. Di salah satu ilustrasi yang pernah aku lihat tentang stres rambut rontok, dijelaskan kalau stres berat bisa bikin lebih banyak rambut masuk fase rontok sekaligus. Aku pernah ngalamin, lagi banyak masalah kerjaan, tiba-tiba rambut rontoknya meningkat. Jadi selain urus perawatan luar seperti shampoo dan tonik, aku juga mulai atur manajemen stres: tidur cukup, journaling, olahraga ringan, dan kurangi overthinking.
Beberapa penyebab kerontokan rambut lain yang sering nggak disangka: perubahan hormon (habis melahirkan atau menjelang menopause), penyakit kulit kepala (ketombe parah, psoriasis, infeksi jamur), trikotilomania (kebiasaan menarik-narik rambut sendiri), dan faktor keturunan. Kalau kamu curiga ada salah satu di antara ini, apalagi kalau rontoknya sudah lama dan makin parah, menurutku sebaiknya konsultasi ke dokter kulit atau dokter spesialis.
Intinya, jangan langsung panik dulu kalau lihat rambut di sisir atau lantai. Rambut rontok 50 helai per hari bahkan sampai sekitar 100 helai masih normal. Tapi kalau jumlahnya terasa jauh lebih banyak, atau kamu merasa rambut makin tipis, segera cek pola makan, tingkat stres, dan kesehatan kulit kepala. Pelan-pelan, dengan kombinasi nutrisi cukup, manajemen stres, dan cara merawat rambut yang lembut, biasanya kondisi rambut bisa membaik lagi.