Allah telah atur segalanya
Melalui pengalaman pribadi, saya menyadari betapa pentingnya menyerahkan segala hal kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari. Kadang kala kita merasa bingung atau sedih menghadapi berbagai permasalahan, namun percaya bahwa "mungkin hanya Tuhan yang tahu segalanya" memberi saya ketenangan. Ketika segala harapan tampak hilang, mengingat kata-kata seperti "kaulah segalanya untukku" dan "tak mungkin ku melupakanmu" membuka hati saya untuk selalu berdoa dan menjalin hubungan yang erat dengan Sang Pencipta. Ini bukan hanya soal menyerah, tapi juga memperkuat keyakinan bahwa setiap langkah yang kita ambil telah diatur dan bermanfaat. Dalam praktik harian, saya sering memanfaatkan aplikasi seperti CapCut untuk membuat video pendek yang mengekspresikan perasaan dan doa saya. Melalui proses ini, saya merasa lebih dekat dengan Allah dan bisa berbagi semangat positif kepada keluarga dan teman-teman. Percayalah, di saat-saat sulit pun, "kau takkan percaya" kekuatan hati yang tumbuh ketika kita menyerahkan semua pada Allah. Dari pengalaman saya, ini adalah pengingat bahwa hidup bukan hanya tentang apa yang kita inginkan saat ini, tapi juga tentang keteguhan menerima ketetapan-Nya dengan penuh rasa syukur dan harapan.




































