Kue pepe

Bahan-bahan:

200 gram tepung beras

100 gram tepung sagu (tepung kanji)

300 gram gula pasir

700 ml santan (dari 1 butir kelapa)

1/4 sendok teh garam

Pewarna makanan (biasanya hijau dan putih, atau sesuai selera)

2 lembar daun pandan (opsional, untuk wangi)

Cara Membuat:

Rebus santan bersama daun pandan dan garam. Aduk hingga panas (jangan sampai mendidih). Angkat dan biarkan agak hangat.Campurkan tepung beras, tepung sagu, dan gula pasir dalam wadah besar.

Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus dan tidak bergerindil.

Bagi adonan menjadi 2 bagian, beri pewarna sesuai selera (misal satu bagian hijau, satu bagian putih).

Panaskan kukusan. Oles loyang persegi kecil dengan minyak tipis.

Tuang adonan pertama (sekitar 1 sendok sayur) ke loyang, kukus 5 menit hingga set. Lapisi dengan adonan warna lain, kukus lagi 5 menit. Ulangi proses selapis demi selapis hingga adonan habis.

Setelah lapisan terakhir, kukus seluruh kue selama 20 menit agar matang sempurna. Angkat dan dinginkan sebelum dipotong sesuai selera.

#kuepepe #Lemon8Club #KerjaSampingan #resep

2025/4/28 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali coba bikin kue pepe, aku sadar banget kalau gambar step by step itu ngebantu banget. Jadi setiap kali masak, aku sengaja foto detail prosesnya supaya gampang diikuti. Biasanya aku mulai dari menata bahan di meja kayu: tepung beras, tepung sagu, gula pasir, santan, garam, pewarna makanan hijau, dan daun pandan. Selain bikin foto jadi estetik, ini juga ngebantu cek apakah semua bahan sudah siap sebelum masak. Kalau ada satu bahan ketinggalan, langsung kelihatan di foto. Pas santan direbus dengan daun pandan, aku suka ambil beberapa foto dari dekat, terutama saat santan mulai panas tapi belum mendidih. Ini penting, karena kalau sampai mendidih, kue pepe bisa jadi kurang mulus teksturnya. Gambar di tahap ini bikin orang yang baru belajar bisa lihat kira-kira seberapa "hangat" santannya. Saat mencampur tepung beras, tepung sagu, dan gula pasir di mangkuk besar, aku pastikan adonan kelihatan halus di foto, tanpa gumpalan. Begitu santan hangat dituang sedikit demi sedikit sambil diaduk, biasanya aku rekam beberapa angle: dari atas untuk lihat konsistensi, dan dari samping untuk nunjukin tekstur adonan. Ini bermanfaat kalau ada yang bingung, adonan terlalu cair atau terlalu kental. Bagian yang paling sering ditanyain adalah soal warna dan lapisan. Di gambar, aku selalu tunjukin jelas dua mangkuk adonan: satu hijau dan satu putih. Kuncinya, pewarna makanan jangan kebanyakan supaya warna hijau tetap lembut dan nggak terlalu pekat. Saat menuang adonan hijau ke loyang di dalam kukusan, aku foto ukuran loyang dan ketebalan lapisan pertama. Begitu lapisan putih dituang di atas hijau, kelihatan banget di foto kalau harus nunggu lapisan bawah set dulu baru lanjut. Setelah semua lapisan selesai dan dikukus sekitar 20 menit, bagian favorit adalah foto kue pepe yang sudah matang. Di sini aku suka potong rapi, susun di piring, kadang ditemani secangkir teh atau kopi biar kelihatan menggoda. Gambar kue pepe berlapis hijau-putih ini juga nunjukin kalau lapisannya bisa tipis-tipis dan rata kalau proses kukusnya sabar. Tips tambahan dari pengalamanku: kalau mau foto kue pepe terlihat cantik, potong saat kue sudah benar-benar dingin supaya lapisan nggak bergeser. Gunakan pisau tajam yang sedikit dioles minyak, jadi tiap potongan kelihatan halus. Dengan gambar yang jelas dari awal sampai akhir, orang yang cari "gambar kue pepe" bukan cuma lihat hasil akhirnya, tapi juga ngerti proses bikin kue tradisional ini dari nol.