Ada yang run bareng Topik Sudirman? 🙋🏻‍♀️

5/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaBerolahraga dengan lari, terutama saat kamu memulai dari berat badan yang besar seperti 128kg, memang tidak mudah. Saya pun pernah berada di posisi dimana pace 13 dianggap lambat dan jadi bahan ejekan di media sosial, tapi hal itu malah menjadi motivasi terbesar untuk menunjukan bahwa semua orang bisa berlari dan menurunkan berat badan. Pengalaman saya membuktikan bahwa komitmen dan konsistensi jauh lebih penting dibanding kecepatan. Jangan takut dengan kritik atau komentar negatif, karena yang terpenting adalah kamu bergerak untuk dirimu sendiri. Setiap lari 10K, walaupun dengan pace santai, memberikan perubahan besar bagi kesehatan dan mental. Selain olahraga, saya juga memperhatikan produk perawatan seperti sampo dan deodorant yang alami dari Moicare. Aroma alami saat mandi memberi saya rasa tenang dan semangat baru untuk terus beraktivitas. Keterlibatan dalam komunitas lari di sekitar Mangkunegaran juga menjadi penyemangat, bertemu dengan orang-orang yang memiliki tujuan sama membuat proses menurunkan berat badan terasa lebih menyenangkan dan tidak seberat dibayangkan. Jangan jadikan status "gendut" sebagai halangan, tapi sebagai alasan untuk bergerak dan berubah. Tagar seperti #GendutBukanHalangan dan #WhateverWillBe mengingatkan kita untuk terus mencoba dan tidak menyerah. Jadi, ayo mulai lari dengan pace yang kamu bisa, hargai prosesnya dan rayakan setiap kemajuan. Kamu tidak sendiri di perjalanan ini, banyak yang turut merasakan semangat yang sama.