Taking hygiene seriously, but somehow still dropping everything. 😭🤍
Every MUA gets it
Sebagai seorang makeup artist (MUA), menjaga kebersihan alat merupakan aspek yang sangat penting tidak hanya untuk hasil riasan yang maksimal, namun juga untuk kesehatan kulit klien. Namun, saya yakin banyak dari kita yang berusaha keras menjaga hygiene alat makeup tapi tetap tidak lepas dari kecelakaan kecil seperti alat terjatuh atau terlewat dibersihkan dengan sempurna—hal ini sangat umum terjadi. Saya sendiri pernah mengalami situasi di mana saya sudah membersihkan brush dan sponge dengan sangat teliti, namun saat buru-buru pindah ke langkah berikutnya, salah satu brush malah terjatuh ke lantai. Rasanya frustrasi, tapi saya belajar untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri. Kebersihan tetap harus dijaga, tapi kita juga harus menerima bahwa kecelakaan kecil itu bagian dari proses kreatif dan pekerjaan yang dinamis. Untuk mengurangi risiko kontaminasi, saya mulai membuat sistem rutinitas pembersihan alat yang lebih terstruktur. Misalnya, saya selalu membawa tisu basah antibakteri di tempat kerja untuk membersihkan alat yang jatuh secepat mungkin. Juga, menyediakan kotak khusus untuk alat kotor agar tidak bercampur dengan alat yang sudah bersih. Ini membantu saya tetap menjaga standar hygiene tanpa harus stres berlebihan. POV kamu MUA yang suka hygiene tapi juga clumsy memang situasi yang banyak dialami oleh rekan-rekan makeup artist lain. Tapi dengan sedikit trik dan sikap positif, kita bisa tetap menjaga kebersihan alat sekaligus menjalani kerja dengan nyaman. Ingat, hygiene bukan hanya soal alat itu sendiri, tapi bagaimana kita merawat kebiasaan dan disiplin agar setiap sesi makeup berjalan dengan sehat dan profesional.









































