... Baca selengkapnyaSebagai orang Kaltim yang dari kecil akrab sama buah cempedak, aku tuh baru sadar kalau banyak banget teman di luar Kalimantan yang belum pernah coba olahan cempedak sama sekali. Padahal kalau lagi musim, cempedak di sini melimpah dan bisa diolah jadi macam-macam makanan khas Kalimantan, dari mandai sampai sanggar cempedak.
Biasanya aku mulai dari kulitnya dulu. Mandai alias kulit cempedak ini bisa diolah dengan dua cara: langsung dimasak setelah dibersihkan, atau difermentasi dulu biar rasanya makin kuat. Kalau mau simpel, kulit cempedak cukup dikupas bagian luarnya yang keras, ambil bagian putih tebalnya, lalu potong sesuai selera. Setelah itu bisa diungkep dulu dengan bumbu bawang putih, bawang merah, garam, dan sedikit kunyit, baru deh dioseng pedas. Oseng kulit cempedak pedas ini menurutku paling cocok dimakan sama nasi hangat dan sambal terasi.
Untuk buahnya sendiri, selain dimakan langsung, di sini orang-orang sering bikin sanggar cempedak. Sanggar itu mirip banget sama pisang goreng, tapi pakai daging buah cempedak. Biasanya aku bikin adonan dari tepung terigu, sedikit tepung beras biar renyah, garam, gula, dan sedikit vanili. Lalu buah cempedak dimasukkan ke adonan dan digoreng sampai kecoklatan. Aromanya wangi banget, manis alami, dan teksturnya lembut di dalam tapi renyah di luar.
Nah, bagian yang sering dilupain adalah biji cempedaknya. Di rumah, biji cempedak nggak pernah dibuang. Biasanya langsung direbus dengan sedikit garam sampai empuk. Rasanya mirip-mirip kentang atau kacang rebus, cocok jadi camilan sore. Kadang setelah direbus, bijinya juga bisa digoreng lagi dengan tepung berbumbu biar lebih gurih.
Menurutku, keunikan buah cempedak Kalimantan ini ada di konsep anti mubazirnya. Dari kulit, buah, sampai biji semuanya bisa dimakan. Kalau kamu lagi main ke Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur atau Kalimantan Selatan, coba deh cari rumah makan yang menyediakan mandai atau olahan cempedak lainnya. Atau kalau nemu buah cempedak di pasar daerahmu, boleh banget coba bikin sendiri. Mulai dari oseng kulit cempedak, sanggar cempedak, sampai biji cempedak rebus, kamu bakal ngerasain sendiri kenapa makanan khas Kalimantan dari kulit cempedak ini bikin nagih.