*FAQIR DI HADAPAN NYA*
Hamba yang mengenal dirinya sebagai faqir,
tidak lagi melihat dirinya memiliki apa-apa…
bahkan setiap detik hidupnya hanyalah memohon, mengemis rahmat dan keampunan dari Tuhannya.
Tiada daya, tiada upaya, tiada milik melainkan semuanya milik Allah semata.
Saat hati benar-benar tunduk dan hancur di hadapanNya,
di situlah terbuka jalan hakikat… menuju redha, menuju keberkatan,
menuju Dia yang selama ini dicari.
Wahai diri…
engkau hanyalah faqir yang tiada apa-apa,
bahkan kewujudanmu pun bukan milikmu… semuanya hanyalah pinjaman dari Dia Yang Maha Esa.
Setiap hela nafasmu adalah sedekahNya,
setiap denyut jantungmu adalah izinNya…
maka mengapa masih ada ‘aku’ yang engkau pertahankan?
Di hadapanNya,
hancurkanlah dirimu…
lenyapkan segala dakwaan,
biarkan ‘aku’ itu mati sebelum mati.
Kerana saat engkau fana’ dari dirimu,
di situlah engkau mula hidup denganNya…
itulah baqa’ yang sebenar..
hidup dalam kehendakNya,
bernafas dalam rahmatNya,
dan tenggelam dalam kasihNya.
Tiada lagi dirimu…
yang ada hanyalah DIA…
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹




























