https://www.youtube.com/watch?v=
Kuntum, Jumat, 05-06-2026
Tetap Setia Kepada Yesus Kristus, Sang Guru Dan Tuhan
PW Santo Bonifatius (Uskup dan Martir)
Hari Biasa - Pekan Biasa IX
Warna Liturgi: Merah
2 Tim 3: 10-17/ Mzm 119: 157, 160-161, 165-166, 168/ Yoh 14: 23/ Mrk 12: 35-37
Mengikuti liturgi hari biasa pekan IX dengan warna merah, saya merasa lebih terhubung dengan keteguhan iman Santo Bonifatius, uskup dan martir yang menjadi teladan kesetiaan kepada Yesus Kristus. Warna merah ini melambangkan keberanian dan pengorbanan, mengingatkan saya akan pentingnya menjaga kepercayaan dan komitmen dalam menjalankan ajaran Tuhan. Dalam perenungan saya terhadap bacaan yang disajikan, terutama 2 Timotius 3:10-17, saya menyadari bagaimana ajaran dan teladan yang diberikan guru-guru rohani sangat penting dalam membentuk karakter dan iman kita. Ayat-ayat ini menguatkan saya untuk tidak goyah meskipun dalam tantangan dan pengajaran sesat yang mungkin ditemui. Mazmur 119 yang menjadi bagian liturgi mengajarkan saya arti kesetiaan dan kasih kepada firman Tuhan, bahwa firman-Nya adalah sumber kekuatan dan petunjuk dalam setiap langkah hidup. Yohanes 14:23 juga mengingatkan saya akan hubungan pribadi dengan Yesus, bahwa mereka yang mengasihi dan mematuhi firman-Nya akan menerima kasih dari Bapa dan Yesus akan datang dan tinggal bersama mereka. Dalam pengalaman pribadi, menjaga kesetiaan kepada Yesus bukanlah hal yang mudah, terutama di tengah tekanan dunia yang terus berubah. Namun, refleksi dari kisah Santo Bonifatius, yang berhasil tetap teguh sampai akhir dengan iman yang membara, menjadi motivasi bagi saya untuk terus berpegang pada ajaran-Nya, berani menghadapi segala pengorbanan demi hidup yang penuh makna di dalam Tuhan. Saya mendorong sesama pembaca untuk memperdalam iman dengan memanfaatkan bacaan liturgi ini sebagai sarana meditasi dan penguatan pribadi, sehingga kita bisa menjadi saksi hidup yang setia bagi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
