zapin muara
diantara tampilan-tampilan disalah satu acara setelah ferporm
Pertama kali aku nonton langsung tari Zapin Muara itu di sebuah acara daerah di Riau. Jujur, awalnya aku cuma tahu "zapin" secara umum, tapi ternyata Zapin Muara punya karakter sendiri. Gerakannya lincah tapi tetap halus, kelihatan banget nuansa Melayu-nya. Asal tari Zapin Muara sendiri masih satu rumpun dengan tarian zapin Melayu yang berkembang di pesisir. Banyak yang menyebut zapin berasal dari pengaruh budaya Arab yang kemudian berpadu dengan tradisi Melayu. Nah, di Riau, zapin ini berkembang jadi beberapa versi, salah satunya Zapin Muara yang sering dibawakan di acara adat dan penyambutan tamu. Kalau soal tempo, menurut pengalamanku nonton, tari zapin melayu memiliki tempo yang cenderung cepat dan ritmis, tapi tidak terburu-buru. Penari seperti mengikuti ketukan alat musik pengiring tari zapin yang khas, seperti gambus, marwas atau gendang kecil, biola, dan akordion (kadang-kadang). Perpaduan bunyi gambus dan marwas ini bikin suasana jadi semangat tapi tetap anggun. Gerak dasar tari zapin biasanya banyak permainan kaki dan langkah-langkah berulang yang mengikuti irama. Di Zapin Muara, aku perhatiin gerak kaki penarinya rapi, seolah-olah mereka menggambar pola di lantai. Tangan tidak terlalu berlebihan, justru lebih kalem, fokus ke kekompakan dan kerapian formasi. Itu yang bikin tarian adat Riau zapin terlihat sopan dan berwibawa. Dari segi kostum tari zapin melayu, waktu itu penari perempuan memakai baju kurung labuh dengan kain songket sebagai bawahan. Warnanya cerah, ada yang hijau, kuning keemasan, dan merah marun. Aksesorinya juga kelihatan, seperti hiasan kepala sederhana dan anting. Make up tari zapin melayu menurutku tidak seekstrem tari panggung modern; lebih ke riasan panggung yang mempertegas mata dan bibir supaya ekspresi terlihat jelas dari kejauhan, tapi tetap menonjolkan keanggunan khas Melayu. Penari laki-lakinya memakai baju melayu lengkap dengan tanjak (ikat kepala) dan kain samping. Kombinasi kostum ini bikin gambar tari tradisional Riau kelihatan sangat identik: begitu lihat fotonya saja, orang langsung tahu kalau itu dari daerah Melayu Riau. Dari pengalaman nonton beberapa versi, termasuk yang mirip-mirip tari zapin penyengat, aku merasa setiap daerah punya gaya gerak dan tempo sedikit berbeda, tapi esensinya sama: menjunjung nilai sopan santun, kebersamaan, dan penghormatan pada tamu. Buat yang lagi cari pengertian tari zapin melayu secara sederhana, menurutku ini adalah tarian tradisional Melayu yang memadukan unsur religius, budaya pesisir, dan kegembiraan masyarakat dalam bentuk gerak berirama. Kalau kamu sempat datang ke acara budaya di Riau, coba perhatikan detail kecil saat mereka perform: bagaimana penari masuk panggung, salam pembuka, hingga formasi akhir. Di situ kerasa banget kalau tari zapin muara bukan sekadar hiburan, tapi juga identitas yang dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.



































🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩