... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku kira ngantuk setelah menangis itu cuma karena capek fisik aja. Tapi makin ke sini, apalagi setelah jadi IRT 25+, aku sering banget ngalamin momen nangis sesenggukan diam-diam. Entah karena lelah, overthinking, atau merasa nggak dihargai. Biasanya setelah puas nangis, malah jadi super ngantuk. Baru belakangan aku tahu ada penjelasannya di QS Ali Imran ayat 154.
Kalau kita baca tafsir secara sederhana, ayat ini turun ketika para sahabat sedang dilanda rasa takut dan sedih setelah peristiwa perang. Di tengah kondisi mental yang benar-benar drop, Allah berikan rasa kantuk sebagai bentuk "penenang hati". Bukan sekadar kantuk biasa, tapi kantuk yang bikin hati sedikit lebih tenang setelah badai perasaan. Jadi bukan cuma tubuh yang istirahat, tapi batin juga dapet jeda.
Kalau dipikir-pikir, pas nangis sesenggukan itu tubuh kita kerja keras: napas jadi pendek, dada sesak, kepala pusing, mata perih. Wajar banget kalau setelahnya tubuh minta istirahat. Dari sisi medis pun, ada yang menjelaskan kalau nangis bisa melepaskan hormon stres, dan setelah pelepasan itu tubuh berusaha balik ke kondisi tenang, salah satunya lewat rasa kantuk. Jadi ada perpaduan antara sisi ilmiah dan sisi spiritual yang saling menguatkan.
Aku pribadi ngerasa, momen kantuk setelah menangis itu kayak cara halus Allah bilang, "Udah, istirahat dulu. Serahin sama Aku." Kadang kita habis nangis, sholat dalam keadaan lelah, terus nggak lama kemudian ngantuk berat dan akhirnya tertidur. Bangun-bangun memang masalahnya belum hilang, tapi hati biasanya sedikit lebih ringan. Ada rasa pasrah yang pelan-pelan tumbuh.
Buat kamu yang mungkin sering bertanya dalam hati, "Kenapa kamu menangis?" atau "Kenapa aku gampang banget nangis?" menurutku nggak apa-apa. Menangis itu bukan berarti lemah. Justru kadang itu tanda hati kita masih lembut. Apalagi kalau tangisnya keluar saat doa, sujud, atau ketika merasa sangat butuh pertolongan Allah.
Kalau kamu sering nangis sampai sesenggukan, coba setelah itu duduk sebentar, tarik napas pelan, baca istighfar atau dzikir singkat, lalu kalau kantuk datang jangan dipaksa lawan. Ambil kesempatan buat tidur sebentar. Siapa tahu, itu memang "hadiah" rasa nyaman dari Allah setelah kamu melewati kesedihan.
Kalau kamu penasaran, bisa juga coba baca sendiri terjemahan dan tafsir QS Ali Imran ayat 154 biar lebih paham konteksnya. Rasanya beda banget ketika tahu bahwa bahkan rasa kantuk setelah sedih pun bisa jadi bentuk perhatian Allah. Jadi, lain kali saat habis menangis lalu mengantuk, coba ingat ayat ini. Bukan sekadar capek, tapi mungkin itu cara Allah memelukmu lewat istirahat yang menenangkan.
Kalau kamu punya pengalaman serupa soal nangis, rasa kantuk, atau momen ketika terasa banget disayang Allah di tengah kesedihan, boleh banget sharing di kolom komentar. Siapa tahu cerita kamu bisa menguatkan yang lain juga.
masyaAllah bikin tenang ya kak rasanya🥰