Gimana guys??

selain sebagai sales marketing aku juga punya side job sebagai tukang dempul.atau bahasa kerennya MUA.jadi #KeseharianKu menerima kalimat “make up kaya gitu aja kok mahal” dan ihh kok liptiknya pucat sihh atau kok lisptiknya hitam?seperti yang di foto ini aku pakai shade 02 dari Lt pro velvet hd #gebrakanlemon8

2025/9/30 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam dunia makeup, seringkali kita menemui berbagai komentar tentang harga produk yang dianggap mahal atau pemilihan warna lipstik yang tidak sesuai. Sebagai seseorang yang berperan ganda sebagai sales marketing sekaligus MUA, penulis sangat memahami pertentangan tersebut. Ada kalanya pelanggan mengeluhkan, "make up kaya gitu aja kok mahal," atau bingung dengan warna lipstik yang kelihatan pucat atau terlalu gelap. Menanggapi hal ini, penting untuk menyadari bahwa harga makeup tidak hanya ditentukan oleh merek, tetapi juga kualitas bahan, ketahanan, dan kemampuan produk dalam menghasilkan tampilan yang diinginkan. Misalnya, shade 02 dari Lt Pro Velvet HD yang digunakan oleh penulis adalah produk yang dirancang dengan formula khusus untuk memberikan efek velvet yang halus dan pemakaian yang tahan lama, sehingga memang layak dengan harga yang ditawarkan. Selain itu, pemilihan warna lipstik sangat bergantung pada warna kulit, pencahayaan, dan teknik aplikasi. Warna lipstik yang terlihat pucat di satu kondisi bisa jadi sangat menonjol dan cocok di kondisi lain. Sebagai MUA, memberikan edukasi pada pelanggan tentang bagaimana memilih dan mengaplikasikan lipstik sesuai warna kulit dan kepribadian sangat krusial agar mereka merasa puas dengan hasilnya. Komentar seperti "dikatain mahal sama yang gak pernah booking sering booking tapi katanya terlalu murah" juga menandakan adanya ketidakseimbangan persepsi harga dan nilai jasa yang diberikan. Hal ini membuka ruang bagi para profesional seperti sales marketing dan MUA untuk menjelaskan proses kerja, penggunaan produk berkualitas, dan hasil akhir yang maksimal. Oleh karena itu, penting untuk membangun komunikasi yang jujur dan terbuka dengan pelanggan, termasuk membagikan pengalaman, tips perawatan kulit, serta alasan di balik pemilihan produk tertentu. Dengan pendekatan tersebut, pelanggan tidak hanya memahami harga dan pilihan produk, tetapi juga menghargai nilai serta usaha di balik setiap tampilan makeup yang dihasilkan.