Jadi ibu itu capeknya sering dipendam sendiri.

Makan belakangan, tidur kurang, nangis diam-diam.

Tapi anehnya…

sekali anak peluk sambil bilang “mama,”

semua lelah rasanya worth it lagi. 🤍

SIAPA NIH YANG SAMAAN, COMENT 🥰

5/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang ibu, saya pernah merasakan betapa beratnya menjalani hari-hari di tengah kesibukan mengurus anak dan keluarga. Kadang saya harus menunda makan karena si kecil sedang rewel, atau begadang untuk memantau anak yang sedang sakit. Banyak momen lelah yang saya simpan sendiri, tanpa harus banyak orang tahu. Namun ada satu hal yang selalu menjadi sumber kekuatan saya: pelukan hangat dari anak dengan panggilan sederhana "mama" yang membuat semua lelah seketika hilang. Pengalaman menjadi ibu memang tidak selalu mudah. Ada kalanya badan terasa capek, tapi hati terasa penuh cinta. Saat anak tersenyum atau memanggil kita dengan kata penuh kasih, semua pengorbanan terasa pantas. Dari sini, saya belajar bahwa cinta seorang ibu begitu besar dan tak terukur dengan kata-kata. Melalui perjalanan ini, saya juga mulai sadar pentingnya berbagi cerita dan perasaan dengan sesama ibu. Mendengarkan pengalaman mereka yang juga menghadapi rasa lelah yang sama membuat saya tidak merasa sendiri. Kita semua berjuang bersama melalui tantangan yang kadang sulit diungkapkan. Untuk ibu-ibu yang juga merasakan hal serupa, jangan ragu untuk membiarkan diri Anda merasakan dan mengungkapkan lelahnya. Karena dengan menerima rasa itu, kita bisa terus kuat dan memberikan yang terbaik bagi buah hati kita. Di akhir hari, pelukan dan kata "mama" dari anak menjadi obat penawar lelah paling ampuh yang saya temukan. Itu adalah hadiah kecil yang memberi arti besar pada perjuangan menjadi seorang ibu.