🩵 Full Cream 🤍 Low Fat
🍼 Sama-sama susu UHT, tapi ternyata kalau dilihat dari komposisinya ada sedikit perbedaan, lho!
Yang kemasan biru (Full Cream) mengandung 100% susu sapi segar, sedangkan yang putih (Low Fat) hanya mengandung 92,8% susu sapi segar.
Perbedaannya terletak pada kandungan lemaknya — versi putih sudah dikurangi lemaknya dan biasanya ditambah padatan susu supaya rasanya tetap enak dan bergizi.
Kalau kamu suka rasa susu yang creamy dan lebih gurih, versi biru cocok banget.
Tapi kalau lagi jaga pola makan dan pengin yang lebih ringan, versi putih bisa jadi pilihan.
Kamu tim Full Cream atau Low Fat, nih? 😋🥛
Aku tuh dulu tipe yang asal ambil susu UHT aja, pokoknya lihat promo langsung masuk keranjang. Tapi makin ke sini, aku jadi lebih sering cek komposisi, terutama waktu lagi jaga berat badan dan pola makan lebih sehat. Kalau kamu lagi pilih antara susu UHT Full Cream dan Low Fat, ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan selain rasa. Susu UHT full cream umumnya mengandung lemak susu yang masih utuh, jadi teksturnya lebih creamy dan bikin cepat kenyang. Buat yang butuh tambahan kalori, misalnya anak sekolah, orang yang lagi program naik berat badan, atau sering olahraga, susu cair full cream ini lumayan membantu sebagai sumber energi. Sedangkan susu UHT low fat artinya sebagian kandungan lemak susunya dikurangi. Biasanya, supaya rasanya tetap enak, ditambah padatan susu dan tetap diperkaya vitamin serta mineral. Cocok banget buat yang lagi diet, jaga kolesterol, atau sekadar mau kurangi asupan lemak tapi tetap minum susu setiap hari. Ultra Milk Full Cream UHT 1L enak dijadiin base buat bikin milkshake, kopi susu, atau campuran sereal karena rasanya gurih dan nggak “ketiban” rasa topping. Sementara Ultra Milk Low Fat UHT lebih ringan, menurutku enak diminum dingin langsung dari kulkas, apalagi kalau kamu tipe yang nggak terlalu suka rasa susu yang terlalu kental. Buat kamu yang sering bingung di rak minimarket, kemasan biru biasanya identik dengan susu putih full cream, sedangkan kemasan putih Ultra Milk Low Fat lebih ke pilihan rendah lemak. Keduanya sama-sama susu sapi segar yang diproses dengan teknologi UHT, jadi awet disimpan selama belum dibuka. Tips dari aku: 1. Kalau sarapan pakai roti, selai, dan jarang makan besar, susu full cream bisa jadi tambahan energi. 2. Kalau kamu lagi defisit kalori atau diet, bisa pilih susu ultra low fat putih dan sesuaikan takarannya. 3. Kalau punya riwayat kolesterol atau lagi jaga kesehatan jantung, susu rendah lemak dan yogurt rendah lemak biasanya lebih aman, tapi tetap penting konsultasi ke dokter kalau ragu. Aku sendiri sekarang fleksibel: di rumah selalu stok Ultra Milk UHT Full Cream 1L buat masak dan bikin minuman, tapi kalau buat minum malam hari sebelum tidur, aku cenderung pilih susu UHT low fat supaya nggak kelamaan merasa ‘berat’ di perut. Jadi, kamu tim susu full cream atau susu full cream low fat? Coba sesuaikan sama kebutuhan tubuh kamu, bukan cuma soal rasa. Setelah beberapa kali coba gonta-ganti, kamu pasti ketemu varian yang paling cocok buat rutinitas harianmu.


Wahh kalo aku skrg pilih yg Low Fat kk 😂 dulu suka yang Full Cream🤭🤩