Moist yg 5% Panthenol oke buat oily skin. But personally, aku suka yang 10% Panthenol karena lebih rich dan lembab! Cocok dikombo sama tret✨
Ad #moisturizerfacetology #moisturizerviral #moisturizergel #moisturizerpanthenol
Buat yang masih bingung bedanya moisturizer Facetology Panthenol 5% dan 10%, aku coba rangkum dari pengalaman aku dan beberapa temen yang juga pakai. 1. Tekstur & rasa di kulit - Facetology Panthenol 5% (Barrier Boost Gel): teksturnya gel ringan, cepat meresap, dan finish-nya lebih ke semi-matte. Di kulit oily cenderung nyaman banget karena nggak bikin lengket atau gerah. Enak dipakai pagi sebelum sunscreen. - Facetology Panthenol 10%: teksturnya lebih rich dan terasa lebih creamy/gel-cream. Di aku hasilnya lebih glow dan lembap tahan lama. Lebih kerasa "menggenggam" kelembapan, jadi enak banget buat malam hari. 2. Untuk jenis kulit apa? - Kulit berminyak / kombinasi berminyak: biasanya lebih cocok mulai dari Panthenol 5% dulu karena ringan. Kalau lagi pakai tretinoin tapi kulit masih bisa meng-handle produk ringan, 5% cukup buat calming. - Kulit kering / barrier lagi rusak / over-exfoliate: Panthenol 10% berasa lebih nampol, terutama kalau kulit lagi ngelupas atau perih. Di aku, ini kerasa banget bantu soothing dan bikin kulit lebih plump paginya. 3. Panthenol 5 vs 10, mana yang lebih calming? Dua-duanya sama-sama punya fungsi menenangkan dan memperkuat skin barrier, tapi versi 10% di aku efek soothing-nya lebih kerasa kalau kulit lagi rewel. Misal habis kebanyakan AHA/BHA atau tret lagi agresif, pakai yang 10% bikin rasa ketarik lebih cepat hilang. 4. Dipakai barengan tret gimana? - Kombinasi dengan tret malam hari: aku pribadi lebih suka Panthenol 10% karena rich dan bikin kulit lebih terproteksi. Biasanya urutannya: gentle cleanser → tret (tunggu kering) → moisturizer panthenol 10%. Kulit jadi nggak terlalu kering dan ngelupas. - Kalau kamu masih pemula tret atau kulit gampang komedoan, bisa mulai dari 5% dulu. Teksturnya gel jadi lebih aman buat yang takut terasa terlalu berat. 5. Non-comedogenic atau nggak? Di kulitku yang oily dan gampang muncul komedo, dua-duanya masih aman-aman saja, nggak langsung bikin jerawatan. Tapi reaksi tiap orang beda, jadi kalau kamu penasaran apakah moisturizer panthenol Facetology non comedogenic di kamu, saran aku: patch test dulu, pakai tipis, dan lihat 1–2 minggu. Biasanya kalau mau muncul clogged pores, bakal mulai kelihatan di area hidung atau dagu. 6. Kapan pakai 5%, kapan pakai 10%? - Pagi: aku prefer Facetology Panthenol 5% moisturizer karena finish-nya lebih ringan dan nggak ganggu sunscreen. Cocok juga kalau harian di ruangan AC tapi kulit nggak terlalu kering. - Malam: Panthenol 10% berasa lebih ideal, apalagi kalau kulit habis eksfoliasi atau pakai tret. Bangun tidur kulit kerasa lebih halus dan lembap. 7. Tips pilih sesuai kebutuhan - Kalau kamu baru pertama coba moisturizer Facetology dan kulitnya oily: mulai dari 5% dulu. - Kalau fokus kamu bener-bener memperbaiki skin barrier, sering iritasi, atau lagi butuh hidrasi ekstra: Panthenol 10% bisa lebih kerasa manfaatnya. Intinya, perbedaan moisturizer Facetology 5 dan 10% paling kerasa di tekstur, tingkat kelembapan, dan feel di kulit. Di aku, 5% untuk hari-hari biasa, 10% untuk saat kulit lagi butuh extra care dan lagi rajin tretinoin.
