Amarah Warga Aceh Tamiang meluap Lihat Oknum Hanya Angkut Kayu Bernomor di Sisa Banjir bandang Aceh Tamiang, kemarahan warga mencuat menyoroti praktik pengambilan kayu yang dinilai tebang pilih.
Dalam video viral di TikTok, terlihat kayu gelondongan berkualitas yang telah diberi tanda atau nomor justru lebih dulu diangkut, sementara material lain dibiarkan menumpuk di permukiman. Warga menilai langkah itu tidak membantu pemulihan lingkungan pascabencana.
Mereka mendesak agar seluruh kayu sisa banjir diangkut secara menyeluruh, bukan hanya yang bernilai ekonomi tinggi, agar desa bisa segera kembali bersih dan normal.
Dari pengalaman saya menyaksikan kondisi pascabanjir di Aceh Tamiang, masalah pengangkutan kayu sisa banjir memang menjadi perhatian besar warga sekitar. Banyak yang kecewa karena hanya kayu bernomor saja yang diangkut, sementara kayu lain dan material tanaman yang berserakan dibiarkan begitu saja menumpuk di permukiman. Hal ini tentu menghambat proses pemulihan lingkungan dan kebersihan. Warga setempat pun berharap ada pengaturan yang jelas dan transparan terkait pengambilan kayu sisa banjir, supaya semua kayu, termasuk yang tidak bernilai ekonomi tinggi, bisa diangkut secara menyeluruh. Dengan begitu, lingkungan dapat segera pulih, dan desa kembali bersih serta aman untuk dihuni. Kejelasan prosedur dan keterbukaan informasi menjadi kunci agar kepercayaan warga tidak hilang dan proses pemulihan berjalan lancar.


Lihat komentar lainnya