Awal mula aku kenal istilah murojaah itu dari guru ngaji. Beliau sering bilang, “Jangan cuma nambah hafalan, tapi juga rajin murojaah.” Dari situ aku mulai tertarik buat nulis jadwal dan catatan murojaah sendiri, biar lebih teratur. Buat yang masih bingung, tulisan "murojaah" yang benar dalam bahasa Indonesia biasanya ditulis: **murojaah** (2 huruf "a"), kadang juga ada yang menulis **murajaah** atau **muraja’ah** karena mengikuti lafaz Arab **مراجعة**. Tapi yang paling umum dipakai di catatan harian, jurnal, dan caption medsos di Indonesia itu: **murojaah**. Beberapa contoh penulisan yang sering kupakai: - "Jadwal murojaah hari ini: Juz 1 dan 2." - "Target murojaah pekan ini: surat Al-Baqarah 1‑150." - "Murojaah time sebelum tidur, biar ayatnya lebih nempel." - "Lanjut nderes Qur’an sambil murojaah hafalan lama." Kalau mau tulis di buku catatan, aku biasanya bikin kolom: - Tanggal - Surat/Ayat - Keterangan (lancar/belum lancar) - Catatan pendek Contohnya: "12-06-2024 – Murojaah: Al-Kahfi ayat 1‑20. Masih suka ketukar di beberapa ayat, besok diulang lagi." Supaya murojaah lebih konsisten, aku terapkan beberapa kebiasaan kecil: 1. **Tentukan waktu khusus**: misalnya habis Subuh dan habis Magrib. Aku sebut sendiri sebagai "murojaahtime" supaya kerasa spesial. 2. **Mulai dari hafalan lama**: jangan langsung lompat ke yang baru. Ulangi dulu bagian yang sering lupa. 3. **Baca dengan suara lirih**: biar telinga ikut dengar dan otak lebih ingat. 4. **Tandai ayat yang sulit**: aku kasih stabilo atau sticky note, nanti diulang lagi. Kalau untuk caption video nderes Qur’an atau konten murojaah, contoh tulisan yang bisa dipakai: - "Murojaah hari ini pelan-pelan aja, yang penting istiqomah." - "Bukan tentang seberapa banyak, tapi seberapa sering kita murojaah." - "Nderes Qur’an pelan, tapi semoga terus jalan sampai akhir hayat." Intinya, tidak ada aturan super kaku soal tulisan murojaah selama maknanya jelas dan sopan, tapi kalau mau ikut yang paling umum dipakai, tulislah **"murojaah"**. Yang penting bukan cuma cara nulisnya, tapi bagaimana kita jaga rutinitas nderes Qur’an dan murojaah itu sendiri. Semoga catatan kecil ini bisa bantu kamu yang lagi nyusun jurnal hafalan atau cari kalimat yang pas buat ditulis.
1/17 Diedit ke