Brave Fencer Musashi

Cerita berlatar di Kerajaan Allucaneet, sebuah negeri yang damai di dunia paralel. 150 tahun sebelum peristiwa game, kerajaan ini diselamatkan dari monster mengerikan bernama Wizard of Darkness (Raja Iblis Kegelapan) oleh seorang pendekar pedang legendaris yang dijuluki "Brave Fencer Musashi".

Dengan kekuatan pedang sakti Lumina, Musashi berhasil mengalahkan dan menyegel Wizard of Darkness ke dalam pedang tersebut. Untuk memastikan segel tidak mudah terbuka, ia memecah sisa kekuatan monster itu menjadi lima elemen (Tanah, Air, Api, Angin, Langit) dan menitipkannya pada Five Scrolls (Lima Gulungan) yang dijaga oleh para penjaga.

Kini, Kerajaan Allucaneet terancam oleh Kekaisaran Thirstquencher yang kejam di bawah komando Flatski. Mereka menginginkan pedang Lumina untuk membangkitkan kekuatan gelap. Karena Raja dan Ratu sedang bepergian, Putri Fillet—seorang putri pemberani—memutuskan untuk menggunakan mantra pamungkas kerajaan: "Hero Summon" (Pemanggil Pahlawan).

Alih-alih memanggil pahlawan gagah perkasa, Putri Fillet justru mendapatkan seorang anak laki-laki pemarah, egois, dan tingginya cuma sekaki lebih. Bocah itu bernama Musashi. Musashi awalnya ogah-ogahan. Namun, ia diberitahu bahwa ia tidak bisa pulang ke dunianya sendiri sebelum menyelesaikan misi. Terpaksa, ia setuju. Sebagai bekal, ia diberikan pedang bernama Fusion, yang memiliki kemampuan unik: menyerap kekuatan musuh.

Musashi lalu dikirim ke Spiral Tower untuk mengambil pedang Lumina sebelum direbut Kekaisaran Thirstquencher. Ia berhasil mendapatkannya. Namun, saat kembali ke istana, Kekaisaran sudah menyerang. Seorang perwira bernama Rootrick menculik Putri Fillet dan kabur. Musashi pun bertekad menyelamatkan sang putri.

Sepanjang perjalanan, Musashi dibantu oleh Jon, seorang pemburu harta karun. Mereka tinggal di Desa Grillin di dekat istana. Untuk mengalahkan Kekaisaran Thirstquencher, Musashi harus mengumpulkan Five Scrolls untuk membuka kekuatan penuh pedang Lumina. Setelah Kojiro dikalahkan, Musashi menyelamatkan seorang putri. Tapi ternyata itu tipuan! "Putri Fillet" yang ia selamatkan adalah mata-mata Kekaisaran yang menyamar. Sementara itu, Putri asli masih disandera. Musashi pun marah besar dan melanjutkan pencarian ke Gulungan Angin di sarang semut raksasa. Setelah menguasai kelima elemen, Musashi menyerbu markas Kekaisaran Thirstquencher, yaitu kapal terbang raksasa bernama Soda Fountain.

Di sana, pemimpin Flatski menyandera Putri Fillet. Ia memaksa Musashi menukarkan pedang Lumina dengan sang Putri. Karena tak punya pilihan, Musashi setuju. Flatski mengambil Lumina dan menghancurkan segel di dalamnya. Seketika itu juga, Wizard of Darkness bangkit kembali. Seluruh pasukan Kekaisaran dan Flatski sendiri pun kocar-kacir karena tidak mampu mengendalikan monster itu.

Di sinilah Jon (pemburu harta karun) mengungkap kebenaran: "Pedang Lumina adalah PETI MATI sang iblis. 150 tahun lalu, Brave Fencer Musashi yang asli menyegel Wizard of Darkness ke dalam Lumina. Dan secara tidak sadar, misi kita mengumpulkan Lima Gulungan tadi hanyalah JALAN pintas untuk membuka segel itu!"

Musashi yang merasa tertipu, merebut kembali pedang Lumina (yang kini kosong tanpa segel, tapi sangat kuat) dan bertarung melawan Wizard of Darkness. Dengan kekuatan kelima elemen yang sudah ia kuasai, Musashi berhasil mengalahkan Wizard of Darkness untuk selamanya. Kekaisaran Thirstquencher runtuh, dan Perdamaian kembali ke Kerajaan Allucaneet.

Musashi mengembalikan Putri Fillet ke istana. Setelah semuanya selesai, ia tidak ingin berlama-lama. Ia meletakkan pedang Lumina di tempat ia menemukannya pertama kali (kembali menyegelnya meski tanpa kekuatan iblis di dalamnya), lalu kembali ke dunianya sendiri. Cerita berakhir dengan Musashi yang kembali menjadi bocah biasa, namun dengan karakter yang sedikit lebih baik dari sebelumnya.

#MyJourney

2 hari yang laluDiedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai penggemar game RPG klasik, saya merasa Brave Fencer Musashi menawarkan pengalaman yang unik dan menyenangkan yang jarang ditemui di permainan lain. Cerita yang kaya dengan latar dunia paralel Kerajaan Allucaneet dan karakter yang penuh warna seperti Musashi dan Putri Fillet membuat gameplay semakin menarik. Salah satu aspek yang paling saya sukai adalah mekanisme pedang Fusion yang bisa menyerap kekuatan musuh, memberikan rasa strategi tersendiri dalam bertarung. Tidak hanya itu, perjalanan mengumpulkan Five Scrolls yang tersebar di berbagai lokasi penuh tantangan menambah kedalaman petualangan dan membuat pemain benar-benar merasa terlibat dalam menyelamatkan kerajaan. Selain cerita dan gameplay, desain visual yang mencerminkan era PlayStation klasik membawa nostalgia tersendiri. Saya juga mengapresiasi bagaimana kisah ini mengajarkan nilai penting tentang pengorbanan dan keberanian, meski protagonisnya dimulai sebagai sosok yang pemarah dan egois. Pengalaman saya semakin intens saat menghadapi konflik terakhir, di mana kelima elemen Tanah, Air, Api, Angin, dan Langit menjadi kunci kemenangan melawan Wizard of Darkness. Hal ini mengingatkan saya akan pentingnya keseimbangan dan persatuan dalam menghadapi ancaman besar. Bagi siapa saja yang ingin menjelajahi dunia fantasi dengan cerita mendalam dan gameplay memikat, Brave Fencer Musashi sangat direkomendasikan. Game ini bukan hanya sebuah petualangan, tetapi juga perjalanan karakter yang menginspirasi. Saya percaya para pemain akan menikmati setiap detik eksplorasi dan pertarungan yang penuh strategi serta kejutan tak terduga sepanjang misi menyelamatkan Kerajaan Allucaneet.

Cari ·
melastibeach