NASTAR KLASIK PREMIUM

Bahan-bahan :

190 gram butter

35 gram gula halus

1/2 sdt garam

1/2 sdt pasta vanilla

2 butir kuning telur omega

275 gram tepung terigu protein rendah

26 gram susu bubuk

25 gram tepung maizena

Isian :

Selai nanas nastar

Bahan olesan :

2 butir kuning telur omega

1 sdt minyak

1 sdt madu

• Panggang pertama : Suhu 125 derajat, api bawah,

selama 18 menit

• Panggang kedua : Suhu 100 derajat, api atas,

Selama 10 menit

Hasilnya alhamdulillah mulus, glowing, wangi, gak retak, matang merata, moist, tekstur gak seret, lumer banget pas masuk mulut, bikin sekarang kayaknya gak sampe lebaran pun udah habis dicemilin 😄

Selamat mencoba 😊

3/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMembuat nastar klasik premium memang memerlukan perhatian khusus agar menghasilkan kue yang tidak hanya enak tapi juga memiliki tekstur yang tepat. Dalam pengalaman saya, menggunakan butter berkualitas dan tepung terigu protein rendah sangat membantu menciptakan tekstur nastar yang lembut dan tidak keras. Rahasia kelezatan nastar juga terletak pada isian selai nanas buatan sendiri yang segar dan tidak terlalu manis. Selai nanas yang saya gunakan dipadukan dengan sedikit gula dan dimasak hingga kental sehingga menambah rasa dan aroma khas pada nastar. Teknik pemanggangan dua tahap yang dijelaskan juga sangat penting. Dengan panggangan pertama menggunakan suhu 125 derajat Celsius dan api bawah selama 18 menit, kue bisa matang secara merata tanpa cepat gosong. Selanjutnya, panggangan kedua dengan suhu 100 derajat dan api atas selama 10 menit memberikan hasil permukaan nastar yang glowing dan tidak retak. Bahan olesan juga menambah sentuhan akhir yang cantik dan rasa gurih yang manis dengan perpaduan kuning telur, minyak, dan madu. Madu di sini tidak hanya membuat nastar berkilau tapi juga memperkaya aroma yang menggugah selera. Salah satu tips tambahan yang saya alami adalah saat mencetak nastar, gunakan ukuran yang sama agar kue matang serentak dan tampilan lebih menarik. Jangan lupa simpan nastar dalam wadah kedap udara setelah dingin agar teksturnya tetap moist dan kenyal saat disantap beberapa hari ke depan. Dengan resep dan teknik ini, kamu bisa menikmati nastar premium yang lumer saat dikunyah, harum, dan cocok untuk dinikmati sendiri maupun dihidangkan saat momen spesial seperti Lebaran.