Udh pernah cek kadar vitamin D belumm? Coba ke lab, minta cek kadar 25(OH)D.
Kalau ternyata di bawah 30 ng/mL, tolong segera minum vit D. Kalau ga cek pun, hampir semua orang Indonesia defisiensi vit D. Sehingga ga ada salahnya konsumsi dari sekarang..
Sebagai seseorang yang telah mencoba rutin mengonsumsi vitamin D setelah mengetahui risiko defisiensi ini, saya ingin berbagi pengalaman. Di Indonesia, terutama bagi yang sering beraktivitas di dalam ruangan seperti di kantor, atau mereka yang mengenakan pakaian tertutup seperti jilbab, peluang kekurangan vitamin D sangat tinggi. Vitamin D berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tulang. Awalnya saya tidak merasa kekurangan, tapi setelah cek kadar vitamin D di lab dan ternyata di bawah angka 30 ng/mL, saya mulai rutin mengonsumsi suplemen vitamin D dosis 2000 IU per hari. Perubahan yang saya rasakan adalah meningkatnya energi dan mood yang jauh lebih baik, terutama saat bekerja. Selain mengonsumsi suplemen, saya juga menyarankan untuk meluangkan waktu sekitar 15-30 menit di bawah sinar matahari pagi tanpa sunscreen agar vitamin D alami bisa terbentuk di kulit. Namun bagi yang belum sempat cek kadar vitamin D pun disarankan mulai minum suplemen mengingat hampir semua orang Indonesia berisiko defisiensi. Jangan lupa untuk selalu disesuaikan dosisnya dan konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala yang tidak biasa. Dengan langkah sederhana ini, Anda dapat mencegah berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan kekurangan vitamin D seperti cepat lelah, mood yang buruk, dan tulang lemah.


























































