Assessment pelanggan dengan keluhan sakit bahu. Dilakukan anamnesis dan pemeriksaan awal untuk menentukan penanganan yang sesuai.
Pengalaman saya dalam melakukan asesmen awal pada pasien dengan keluhan sakit bahu menunjukkan bahwa proses anamnesis sangat penting untuk memahami riwayat keluhan dan faktor penyebabnya. Saya biasanya mulai dengan menanyakan kapan rasa sakit mulai muncul, intensitasnya, apakah ada aktivitas tertentu yang memicu atau memperburuk rasa sakit, serta adanya riwayat cedera atau kondisi medis lain. Selanjutnya, pemeriksaan fisik dilakukan secara menyeluruh untuk menilai fungsi bahu, seperti rentang gerak, kekuatan otot, dan tanda-tanda inflamasi. Teknik Nadi Terapi sangat membantu di sini karena fokus pada stimulasi titik nadi tertentu yang berkaitan dengan aliran energi dan terapi nyeri. Selain itu, asesmen awal juga mempertimbangkan faktor psikologis dan ergonomis yang dapat mempengaruhi kondisi pasien. Dalam praktik saya, memberikan edukasi kepada pasien tentang posisi tubuh yang benar dan latihan peregangan ringan menjadi bagian dari langkah awal penanganan yang efektif. Pendekatan ini tidak hanya membantu dalam menentukan diagnosis yang tepat, tetapi juga memberikan dasar yang kuat untuk terapi lanjutan, sehingga pasien dapat merasakan perbaikan dan mengurangi risiko kekambuhan. Dengan metode asesmen yang tepat dan penggunaan Nadi Terapi, penanganan sakit bahu bisa lebih optimal dan personal.









