Jadi gimana, ini cuman beberapa, belum lagi rumus rumus lainnya #promomakanmerdeka #perawathebat💉💊 #perawatindonesia #promomakangajian #mahasiswakesehatan #mahasiswaonline #mahasiswakeperawatan💉 #keperawatan💊💉 #mahasiswaindonesia #mahasiswaindonesia #bukurangkumankeperawatan
Sebagai anak keperawatan yang pertama kali PKL, aku juga sempat bingung banget soal rumus tetesan infus makro dan cara menghitung kebutuhan cairan untuk dewasa maupun anak. Di buku catatan dinas aku, halaman tentang "Rumus Rumus Basic" ini jadi penyelamat tiap lagi jaga di ruang rawat. 1. Bedain dulu: makro untuk dewasa atau anak? Infus set makro sebenarnya bisa dipakai baik pada dewasa maupun anak, tergantung kebijakan rumah sakit dan kebutuhan pasien. Tapi umumnya: - Dewasa: lebih sering pakai set makro (20 gtt/mL atau 15 gtt/mL, tergantung merk) - Anak: sering pakai set mikro (60 gtt/mL) supaya tetesan lebih mudah diatur dan lebih presisi Jadi bukan soal "makro cuma untuk dewasa", tapi lebih ke keamanan dan ketelitian pada pasien anak. 2. Rumus menghitung kebutuhan cairan dewasa (24 jam) Yang paling basic yang dulu selalu aku catat: - Dewasa: sering dipakai patokan 30–35 mL/kgBB/hari (cek lagi ke SPO atau instruksi dokter) Contoh: pasien 60 kg - Kebutuhan cairan: 30 x 60 = 1800 mL/24 jam Kalau dokter tulis: RL 1800 mL/24 jam, tinggal kita turunin ke rumus tetesan. 3. Rumus tetesan infus set makro Umumnya rumus yang aku pakai di catatan: Tetesan per menit = (Volume (mL) x faktor tetes) / (Waktu (menit)) Untuk set makro biasanya faktor tetes 15 atau 20 gtt/mL (lihat di kemasan infus set). Misal: RL 500 mL habis dalam 4 jam, pakai set makro 20 gtt/mL - Waktu: 4 jam = 240 menit - Tetesan/menit = (500 x 20) / 240 = 10000 / 240 ≈ 42 gtt/menit 4. Tetesan infus makro dan mikro (bandingannya) Ini yang sering aku tulis besar-besar di buku: - Makro: 10–20 gtt/mL (tergantung merk, paling sering 15 atau 20) - Mikro: 60 gtt/mL Jadi kalau resepnya sama, tetesan per menit mikro bakal kelihatan lebih banyak karena faktor tetesnya 60. Contoh sama: 500 mL habis 4 jam, tapi pakai mikro (60 gtt/mL) - Tetesan/menit = (500 x 60) / 240 = 30000 / 240 ≈ 125 gtt/menit Makanya di anak lebih keliatan "cepet" titik-titik tetesnya. 5. Soal harga infus set makro Waktu jadi mahasiswa, aku juga suka cek harga infus set makro karena sering diminta bawa sendiri pas praktik atau beli cadangan. Biasanya: - Infus set makro: harganya relatif terjangkau, tergantung merk dan apakah sekali pakai - Mikro: cenderung sedikit lebih mahal Tapi di praktik klinik, yang penting bukan harga, tapi pakai yang sesuai standar rumah sakit dan aman untuk pasien. 6. Tips biar nggak ketukar di ruangan Dari pengalaman di ruang dengan SPO2 dan pengawasan ketat: - Selalu cek label kemasan: tertulis "macrodrip" atau "microdrip" dan faktor tetes (gtt/mL) - Tulis rumus kecil di belakang name tag atau di buku catatan dinas - Waktu pertama kali mengatur tetesan, minta senior atau perawat pendamping cek lagi. Buat kamu yang masih mahasiswa keperawatan atau baru pertama kali PKL, wajar banget kalau rumus-rumus ini awalnya bikin mumet. Pelan-pelan aja, sering latihan hitung dari kasus pasien beneran (tanpa mengabaikan SPO dan instruksi dokter), lama-lama hafal sendiri. Buku rangkuman keperawatan dan catatan kecil pribadi benar-benar sangat membantu di fase awal jadi health professional nanti.
