Bund ada nggak sih menantu yang berani botakin kepala mertuanya?
Yap di kehidupanku jawabannya ada gais. Dan pelakunya adalah suamiku sendiri. Jadi ceritanya kepala bapakku terbentur pinggiran meja sampai berdarah banyak, karena orangnya panikan saat tau kepalanya banyak darahnya langsung terduduk lemas sambil teriak-teriak manggil namaku. Kebetulan aku dan suami waktu itu tidur di rumah orang tuaku. Kebetulan juga suami seorang perawat. Pas di cari-cari dan ketemu, kepalanya bapak udah banyak darahnya akhirnya mau tidak mau suamiku memotong rambut bapak tepat di tempat lukanya biar gampang bersihinnya. Setelah di bersihkan dan di obati Alhamdulillah darahnya udah berhenti. Alhamdulillah nya juga lukanya ga perlu di jahit karena tidak terlalu lebar. Jadi nggak di botakin full ya bund cuma di bagian lukanya aja 😅😂
Tapi deg deg an juga buuuund secara rambut mertua lo 😅😂
Bunda pernah mengalami hal yang sama? Yuk share di kolom komentar 🥰
... Baca selengkapnyaJujur waktu lihat kepala bapak berdarah banyak, yang kepikiran cuma satu: ini kepala bocor parah banget nggak ya, perlu dijahit atau nggak? Dari suami yang perawat, aku jadi belajar beberapa hal dasar soal luka di kepala berdarah yang mungkin kepakai kalau (semoga nggak) kejadian di rumah.
Pertama, kalau kepala luka berdarah dan kelihatannya deras banget, jangan langsung panik lihat "foto kepala berdarah" di internet. Fokus dulu tekan area luka pakai kain bersih atau kasa. Di kasus bapak, suami langsung ambil kasa, tekan cukup kuat beberapa menit sampai darahnya mulai berkurang. Ternyata memang luka di kepala itu gampang banget kelihatan ngeri karena kulit kepala punya banyak pembuluh darah, jadi sedikit luka pun bisa bikin darah kelihatan banyak.
Buat yang penasaran kapan luka kepala berdarah harus dijahit, kata suami ada beberapa tanda: lukanya lebar, menganga, kedalaman lumayan, atau bagian tepi kulit kepalanya nggak bisa ketemu kalau cuma ditempel. Kalau ragu, mending langsung ke IGD aja, apalagi kalau kepala bocor karena jatuh keras, kejedot pinggiran meja, atau kecelakaan. Jangan cuma mengandalkan perawatan di rumah.
Soal rambut, aku juga sempat kepikiran: apakah luka di kepala bisa tumbuh rambut lagi? Apalagi waktu lihat suami terpaksa motong rambut di sekitar luka, berasa kayak bikin pap kepala bocor berdarah versi nyata. Dari penjelasan suami, rambut biasanya masih bisa tumbuh kalau akarnya (folikel rambut) nggak rusak parah. Kalau cuma sobek di kulit kepala dan nggak terlalu dalam, peluang rambut tumbuh lagi cukup besar. Tapi kalau luka sampai dalam banget dan jaringan kulitnya rusak atau hilang, biasanya di bagian bekas luka yang keras itu rambut susah tumbuh.
Buat yang kepo rambut cepat tumbuh karena apa setelah luka, selain faktor genetik, penting juga jaga kebersihan kulit kepala, makan cukup protein, minum air yang cukup, dan jangan sembarangan oles obat atau produk yang bikin iritasi di sekitar kulit kepala berdarah. Di kasus bapak, setelah beberapa hari lukanya mulai kering, rambut di pinggir-pinggir luka masih kelihatan dan pelan-pelan nutupin area yang botak tadi.
Kalau kamu ngalamin hal mirip, misal kepala pap luka di jidat atau bagian lain, menurutku penting banget foto luka di kepala berdarah di awal buat dokumentasi, tapi jangan disebar cuma buat konten. Lebih baik dipakai buat nunjukin ke tenaga medis kalau mau konsultasi online. Intinya, kalau lihat kepala luka berdarah, tenangin dulu diri sendiri dan korban, tekan luka pakai kain bersih, cek apakah perlu dijahit, dan jangan takut ke dokter. Rambut insyaAllah masih punya peluang tumbuh lagi selama lukanya nggak merusak kulit kepala terlalu dalam.