Hari ini buntu banget mau bikin konten apa, sedangkan konten beberapa hari belakangan viewers nya nggak sampai 100 huhu sedih 🥲
Jadi hari ini mau titip galeri hasil karya bocil 2 tahunku aja deh. Besok mau coba fotoin semua hasil karyanya selama sekolah, jadi nanti kalau dia urah gede buka akun lemon ibunya dia nemuin hasil karya dia pas umur 2 tahun pasti lucu, pengen lihat reaksinya gimana yaa 🥰🥰
... Baca selengkapnyaSebagai orang tua, aku baru sadar kalau tulisan hasil karya bocil itu berharga banget, bukan cuma lucu-lucuan. Setiap lembar kertas yang dia tempel, setiap coretan cat merah, sampai tulisan kecil di pojok kertas, sebenarnya nyimpen cerita tentang perkembangannya.
Misalnya waktu dia bikin pelangi dari kertas warna-warni. Di foto cuma kelihatan pelangi, matahari kuning, dan awan putih di background biru, tapi di balik itu ada proses dia belajar sebutin warna satu-satu, belajar sabar nunggu lemnya kering, dan bangga banget pas aku bilang, "wah pelanginya bagus." Tulisan "Ini ceritanya dia buat pelangi" di kertas itu jadi pengingat momen sederhana yang mungkin nanti bakal aku lupain kalau nggak didokumentasi.
Begitu juga waktu dia melukis "kepiting" pakai cat merah di piring kuning. Buat orang lain mungkin cuma hasil karya bocil yang berantakan, tapi buat aku itu tanda dia lagi belajar imajinasi. Tulisan kecil "Kalau ini buat kepiting" bikin aku ketawa tiap lihat, karena kepiting versinya jauh dari bentuk asli, tapi di matanya itu udah kepiting paling keren di dunia.
Aku juga suka banget lihat dia pegang papan klip berisi lembar kerja "Pohon Huruf Hijaiyah". Di situ dia menempel huruf satu-satu, pelan tapi pasti. Tulisan "Nah ini menempel huruf hijaiyah" bikin aku ingat pertama kali dia nyebut huruf dengan gaya ngomong bocil 2 tahun yang masih cadel. Dari kegiatan kayak gini aku belajar kalau dokumentasi hasil karya anak bukan cuma soal visual, tapi juga soal tulisan pendamping yang ceritain konteks kegiatannya.
Makanya sekarang setiap dia bikin kerajinan tangan, aku usahain ada sedikit tulisan hasil karya di kertas atau foto: entah judul kayak "Hasil Karya Bocil 2 tahun", atau kalimat sederhana yang jelasin ceritanya. Selain buat kenangan pribadi, tulisan-tulisan ini bisa bantu aku kalau suatu saat mau susun portofolio perkembangan anak, atau sekadar jadikan bahan cerita di media sosial.
Kalau kamu juga lagi bingung mau nulis apa buat hasil karya anak, bisa mulai dari hal-hal sederhana: tulis tanggal, usia anak saat bikin karya, judul karya versi dia, dan satu dua kalimat tentang prosesnya. Nggak perlu baku atau rapi, yang penting jujur dari pengalaman sendiri. Nanti pas dibaca lagi beberapa tahun ke depan, tulisan kecil itu bisa bikin kamu senyum dan ingat momen yang mungkin udah lewat lama.
Menurutku, tulisan hasil karya bocil itu semacam diary visual plus cerita singkat. Kombinasi antara foto kerajinan tangan, pelangi, kepiting, sampai pohon huruf hijaiyah, dengan tulisan pengantar dari kita sebagai orang tua, bikin dokumentasi tumbuh kembang anak jadi lebih hidup dan personal. Jadi jangan ragu untuk mulai nulis, meski cuma satu dua kalimat di tiap karya mereka.