MENSYUKURI KEMAMPUAN

Yesus berkata kepada mereka, “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” (Matius 4:19)

Menarik, sejak awal Petrus dan Andreas dipanggil menjadi murid, Tuhan menghargai kemampuan yang mereka miliki selama ini yaitu soal menjala ikan.

Hanya, sekarang Tuhan mengganti objek jalanya dari ikan menjadi manusia.

Tuhan pun tidak berusaha mengubah mereka untuk menjadi orang lain, tetapi justru menguatkan dan memakai kemampuan mereka itu untuk perkara yang lebih besar.

Apa kemampuan yang Tuhan telah taruh dalam diri kita? Ada yang pintar membuat kue. Jago menggunting rambut. Pintar menjual mobil. Cerdas mengajar.

Ahli menawarkan produk. Hebat memasak. Mahir pembukuan. Percayalah, Tuhan telah memberi bakat atau kemampuan unik dalam diri setiap kita.

Salah kalau ada orang yang mengasihani diri beranggapan ia tidak punya kemampuan apa-apa. Sebiasa apa pun dirinya, minimal pasti ada satu kemampuan yang Tuhan telah taruh.

Jangan pernah kita kecil hati atau tidak mensyukuri kemampuan yang kita miliki karena sering membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

Ingat, setiap orang sudah diberi jatah porsi masing-masing dalam rencana Tuhan yang indah. Daripada sibuk iri melihat kemampuan orang lain, lebih baik kita sibuk mengembangkan diri dan mempersembahkannya kepada Tuhan.

Karena seperti kisah Andreas dan Petrus tersebut, ketika kita mau menjawab panggilan Tuhan dan menyerahkan setiap kemampuan kita kepada-Nya, Dia akan bertindak menjadikannya untuk perkara-perkara besar yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya.

TIDAK ADA KEMAMPUAN YANG TERLALU KECIL

UNTUK DIPAKAI BAGI KEMULIAAN TUHAN

2025/12/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSelain kemampuan yang sering kita sadari, seperti keterampilan memasak atau mengajar, penting juga untuk menyadari bahwa ciri fisik kita merupakan bagian dari anugerah Tuhan yang khusus. Misalnya, bentuk tangan, warna kulit, atau cara tersenyum yang kita miliki ternyata bukan kebetulan, melainkan titik-titik dari Tuhan yang membentuk jati diri kita. Saya pribadi belajar untuk tidak lagi membandingkan diri dengan orang lain, terutama terkait penampilan atau keahlian. Dengan menerima dan mencintai ciri fisik sebagai bagian dari ciptaan Tuhan, saya merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk mengembangkan apa yang sudah ada. Menghargai diri sendiri ini juga adalah bentuk syukur yang nyata kepada Sang Pencipta. Rasul Andreas dan Petrus memperlihatkan bahwa kemampuan kita bisa digunakan untuk tujuan yang jauh lebih besar dari sekadar kepentingan pribadi. Dengan menyerahkan setiap bakat dan bahkan ciri fisik kita kepada Tuhan, kita dapat menjadi pembawa berkat dan kabar sukacita bagi orang lain. Setiap titik pada diri kita memiliki peranan penting, sama seperti bagian ikan yang mereka jala dulunya.​ Oleh karena itu, daripada menyesali kekurangan atau membandingkan diri dengan orang lain, saya menantang diri sendiri dan pembaca untuk mulai mengenali dan mengasah potensi yang unik tersebut. Setiap orang diberi porsi dan tujuan masing-masing yang indah oleh Tuhan, dan mensyukuri ciri fisik adalah langkah awal untuk membuka pintu-pintu berkat di dalam hidup kita.

Posting terkait

Seorang anak perempuan tersenyum ceria sambil membentuk hati dengan tangannya, dengan teks overlay yang menyatakan kebanggaan ibu karena anaknya yang berusia 3 tahun sudah bisa membaca dan tips mengajarkannya.
Seorang anak berbaring di tempat tidur dengan selimut bermotif, di atasnya terdapat teks yang menjelaskan kegiatan pra-membaca sebelum usia 3 tahun seperti mengobrol, membaca buku cerita, bernyanyi, dan bermain puzzle/flashcard.
Seorang anak sedang fokus melihat puzzle huruf kayu, dengan teks yang menjelaskan tahap pertama pengenalan huruf melalui bermain, dimulai dari vokal lalu konsonan, serta mengaitkan huruf dengan benda.
3 tahun udah bisa membaca, aku bangga & bersyukur✨
Hai lemonades🍋 Sebagai IRT kebahagiaan sederhana aku datang dari hal2 kecil kyk gini. Melihat anakku bisa membaca di usianya yg baru 3tahun. Sebagian orang berpendapat kalo anak ukur 3 tahun blm waktunya diajarin membaca, karena katanya umur segitu itu waktunya untuk bermain, tapi #PendapatKu n
Irma Je

Irma Je

225 suka

Gambar menampilkan dua pilihan kalimat bahasa Inggris, (A) dan (B), yang menanyakan mana yang benar. Kalimat-kalimat tersebut membahas tentang mengerjakan tesis dengan penanda waktu yang berbeda.
Gambar menampilkan dua pilihan kalimat bahasa Inggris lainnya, (C) dan (D), sebagai kelanjutan dari pertanyaan sebelumnya. Kalimat-kalimat ini juga membahas tentang mengerjakan tesis dengan tenses yang berbeda.
Gambar menunjukkan jawaban yang benar adalah (A) dan memberikan penjelasan bahwa klausa kedua dalam Present Tense, sehingga klausa pertama juga harus dalam bentuk Present.
Uji Kemampuan Tenses Bhs Inggrismu
Been some time that I didn't post anything here. Hari ini mo posting latihan grammar lagi, yang lebih fokus ke tenses. Moga membantu. #bahasainggris #belajarbahasainggris #learnwithlemon8 #English #BelajarBareng
etveni

etveni

14 suka

a, some, any | Latihan 7 soal. Chevk kemampuan basic grammar mu. #fyp #fprons
a, some, any | Latihan 7 soal. Chevk kemampuan basic grammar mu. #fyp #belajarbahasainggris #fprons #some #any
fpron

fpron

3 suka

Rezeki Sudah Allah Takar sesuai kemampuan hamba-Ny
Mom Hafizan

Mom Hafizan

1 suka

Sedangkan yang membataskan kita selalunya bukan kemampuan, tetapi keraguan.
Kadang-kadang kita takut nak tulis impian yang besar... Takut tak mampu. Takut gagal. Takut orang ketawa. ✨ Tulis impian. ✨ Susun usaha. ✨ Doa dengan ikhlas. ✨ Tawakal dengan tenang. Ingat... Allah lebih besar daripada segala keraguan yang ada dalam hati kita. 🤍 Hari ini, cuba ambil 5 m
Kak Long

Kak Long

23 suka

Lihat lainnya