Ya allah..
Ya Rahman, Dzat yng maha pengasih..
Bahagiakan lah diriku tanpa harus menggantungkn nya kepada siapapun. Sebab terlalu sering berharap pada manusia, yang nyatanya sama rapuh nya denganku
Ajari aku menemukan bahagia yng bersumber dari mu , bukn dari perhatian yng mudah berubah
Ya syafi'i, Dzat yang maha menyembuhkan..
Sembuhkan luka luka yang tak sanggup ku jelaskan, luka yang ku tutup rapat dengan senyum agar dunia tak tau.
Tenagkan bagian diriku yang sudah terlalu lelah.. Menyembunyikan tangis di balik kata "aku baik baik saja"
Hanya engkau yang tau, ya Rabb. Berapa aku sedang berusaha kuat tiap hari
Ya halim, Dzat yang maha Lembut..
Lembutkan lidahku dalam sabar, karna lelah kadang membuat ku mudah marah.
Mudah salah paham, dan mudah tersinggung.
Ajari aku menahan diri, agar tidak menyakiti dengan kata, saat aku sendiri sedang merasa di sakiti.
Ya Hafidz, Dzat yang maha menjaga..
Lindungi lah aku dari segala hal yang melukai, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
Dari manusia yang datang bawa janji palsu, dan dari pikiran sendiri Yang sering menakut nakuti dengan hal yang belum tentu terjadi.
Jagalah hati ini aha tetep aman dalam penjagaan mu ya Rabb..
Ya ghoniyy, Dzat yang maha mencukupi..
Cukupkan aku dalam pelukanmu, ya Allah.. Ketika dunia terasa sepi dan sunyi , jadikanlah hati ini merasa cukup dengan kasih dari rahmat mu.
Tempat kan ketenangan itu di sejadah, d setiap doa yang menuntun pulang.
Ya Sami, Dzat yang maha mendengar..
Engku tau segalanya, ya allah..
Engkau mendengar bahkan sebelum bibir ini terbuka.
Karena tak semua lelah bisa d mengerti manusia, tak semua tangis bisa d jelas kan. Namun engkau, selalu tau.
Bahkan desah napas yang tak sempat menyebutkan namamu.
Ya Qowiyy, Dzat yang maha Kuat..
Berikan kekuatan untuk tetap berjalan, bahkan ketika harus sendiri. Jadikan setiap langkah sebagai bentauk tawekal, setiap air mata sebagai doa.
Jauhkan hati dari rasa putus asa, dan dekatkan jiwa pada harapan yang bersandar padamu.
ya Rahman, Dzat yang maha penyayang..
Ketika aku sedang dalam kesedihan yang tak bisa ku jelaskan pada siapapun, maka peluklah aku dengan kasihmu.
Bila pasanganku pun belum mampu memahami lelahku,maka kuatkan aku, agar tetap mampu mencintai dengan cara yang kau Ridhoi.
Jadikan kelembutan sebagai kekuatanku,dan keikhlasan sebagai penopang langkahku.
Ya Latif, Dzat yang maha Lembut..
Terimakasih atas rumah yah engkau titipkan, atas pasangan dan anak anak yang jadi kadang sabarku.
Mungkin aku ngerasa sendirian, tapi aku tau, engkau selalu ada dalam napas dan air mataku. Bimbing aku agar tak berhenti berbuat baik , meski lelah/selalu tak d mengerti
Ya jadi, Dzat yang maha mepetunjuk..
Tuntut hati ku agar tak berhenti berdoa, karna hanya dengan berbicara kepadamu, aku menemukan tenang yang sejati.🤲🤲#doa #arabic #bismilahfyp
Dalam kehidupan sehari-hari, saya sering merasa lelah dan terkadang kesepian saat menghadapi berbagai ujian. Namun, saya menemukan ketenangan melalui doa-doa yang memohon ampunan, kelembutan, dan kekuatan dari Allah. Doa seperti yang saya tulis ini membantu saya mengingat bahwa sumber kebahagiaan sejati berasal dari-Nya, bukan dari manusia yang tak sempurna. Penting juga untuk terus berdoa meskipun terkadang terasa berat dan tidak dimengerti orang lain. Dalam momen tersebut, saya belajar untuk sabar dan menahan diri agar tidak menyakiti orang saat sedang merasa tersakiti. Menjaga hati dan pikiran agar tidak terganggu oleh janji palsu atau ketakutan yang belum tentu terjadi membuat saya semakin kuat. Selain itu, mengingat bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Menyembuhkan membuat saya lebih mudah berbagi rasa lelah ini dalam doa. Walau dunia tidak selalu memahami perjuangan saya, saya yakin Dia selalu mengerti setiap desah dan tangis yang tak terucap. Dengan begitu, ketenangan hati bisa selalu saya temukan setiap kali berdoa di sejadah, di mana semua kekhawatiran dan kesedihan saya serahkan kepada-Nya. Saya juga menyadari pentingnya bersyukur atas keluarga dan rumah yang Allah titipkan sebagai tempat berlindung dan sumber kekuatan. Kadang kesabaran diuji oleh pasangan dan anak-anak, namun setiap doa menjadi penguat agar saya tidak berhenti berbuat baik meski lelah dan tak selalu dimengerti orang lain. Doa yang saya bagikan ini bukan hanya untuk memohon ampun dan pertolongan, tapi juga pengingat agar selalu mengandalkan dan menemukan kebahagiaan dari Sang Pemberi Rahmat. Saya percaya dengan ketekunan berdoa dan tawakal, hati akan selalu cukup dengan kasih-Nya dan mampu menghadapi hidup dengan penuh harapan.



























