Obat resep topikal yang berasal dari vitamin A dan digunakan untuk mengatasi masalah kulit, seperti jerawat, hiperpigmentasi, kerusakan akibat sinar matahari, garis halus, dan kerutan. Selain itu, Tretinoin juga di kenal mampu mencegah penuaan dini.
Apa bedanya sama Retinol?
"Tretinoin" kandungannya lebih kuat karena langsung bertransformasi menjadi asam retinoat di kulit. Efeknya lebih cepat dan intens. sedangkan "Retinol" kandungannya lebih ringan karena perlu diubah menjadi asam retinoat oleh kulit terlebih dahulu, yang membuatnya bekerja lebih lambat dan lebih lembut.
So, sekarang udah tahu ya, dan sekali lagi jangan beli tretinoin/Vitacid ini tanpa resep dokter...
... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku juga sempat kepo banget sama Vitacid tretinoin cream gara-gara sering lewat di FYP. Banyak yang bilang kulitnya jadi mulus, jerawat hilang, bekasnya memudar. Tapi makin aku cari tahu, makin sadar kalau ini bukan krim biasa yang bisa kita beli dan pakai seenaknya.
Pertama, kita harus paham dulu: vitacid itu obat apa? Vitacid adalah krim tretinoin, yaitu obat resep dari turunan vitamin A. Biasanya dipakai buat jerawat, komedo, hiperpigmentasi, sampai tanda penuaan dini. Di kemasannya ada tulisan "tretinoin" dan simbol huruf K merah. Nah, logo obat keras huruf K merah ini artinya obat keras, jadi wajib dengan resep dokter dan pengawasan yang jelas. Bukan skincare over the counter biasa.
Bentuk vitacid tretinoin cream biasanya tube kecil, isinya sedikit, tapi efeknya kuat banget. Makanya, walaupun kelihatannya cuma salep tretinoin, kalau salah pakai bisa bikin kulit iritasi parah: merah, perih, ngelupas, bahkan makin sensitif sama matahari. Ini juga yang bikin banyak orang kaget dan merasa kulitnya malah rusak setelah coba-coba sendiri.
Dokter kulit biasanya atur pemakaian krim tretinoin pelan-pelan. Misalnya, mulai dari konsentrasi paling rendah, dipakai tipis banget, dan tidak setiap hari di awal. Mereka juga akan lihat dulu tipe kulit kamu, apakah lagi sensitif, lagi hamil/menyusui, atau lagi pakai obat lain. Jadi, jawaban buat "apakah tretinoin berbahaya?" sebenarnya: bisa aman dan efektif kalau di bawah pengawasan dokter, tapi bisa berbahaya kalau dipakai sembarangan tanpa pengetahuan.
Pengalamanku, sebelum ke dokter aku juga sempat mau beli vitacid tretinoin cream tube di apotek. Untungnya pas lihat kemasan vitacid tretinoin cream Indonesia yang ada tulisan "HARUS DENGAN RESEP DOKTER" dan logo K merah, aku langsung ngerem. Akhirnya aku konsultasi dulu. Ternyata, setelah diperiksa, masalah kulitku masih bisa dibantu pakai skincare yang lebih ringan tanpa harus langsung pakai tretinoin vitacid.
Jadi kalau kamu lagi cari-cari info soal vitacid tretinoin Indonesia, mending jadikan ini sebagai pengingat: krim tretinoin itu obat, bukan sekadar krim viral. Jangan cuma ikut-ikutan tren atau review orang lain. Tanyakan dulu ke dokter kulit tentang kondisi kamu, dosis yang pas, dan cara pakainya. Kulit tiap orang beda, dan salah langkah bisa bikin kulit makin bermasalah.
Intinya, vitacid obat apa dan bagaimana cara pakainya, sebaiknya kamu dapat jawabannya langsung dari dokter, bukan cuma dari media sosial. FOMO boleh, tapi kesehatan kulit tetap nomor satu.
sebetulnya kl ngerti cara pakainya ngak akan rusak kak malah hasilnya bagus banyak khog yg berhasil pakai retinoid acid