am nyam nyam kenyang #part2 😋
Saat saya mencoba membuat oseng mercon daging sapi, saya menemukan bahwa penggunaan bumbu cemplung seperti lengkuas, jahe, daun jeruk, dan sereh memberikan aroma yang sangat khas dan menggoda selera. Proses memasak yang paling saya nikmati adalah saat menumis bumbu lalu menunggu air nyusut, karena itulah momen bumbu meresap sempurna ke dalam daging. Selain itu, menggunakan daging sapi yang sebelumnya sudah direbus memang membuat teksturnya jauh lebih empuk dan mudah menyatu dengan bumbu. Saya juga menambahkan sedikit air asam jawa dan gula merah untuk menyeimbangkan rasa pedas dan asam yang memperkaya citarasa oseng mercon. Jangan lupa tambahan garam dan penyedap rasa agar rasa semakin mantap. Tips dari pengalaman saya, blender bumbu giling dengan baik meskipun blender tua tapi dengan teknik menggoyang-goyangkan, hasil bumbu tetap halus dan merata. Menambahkan kepala sapi juga bisa menjadi variasi unik yang membuat hidangan lebih gurih. Oseng mercon ini memang bukan untuk yang takut pedas, tapi level pedasnya bisa diatur dengan jumlah cabai yang ditambahkan. Menu ini sangat cocok disantap saat buka puasa untuk memberikan energi dan kenikmatan setelah seharian berpuasa. Selain itu, resep ini juga pas untuk menghabiskan stok daging sapi dari Idul Adha supaya tidak mubazir. Membagikan pengalaman ini semoga membantu teman-teman yang ingin mencoba membuat oseng mercon daging sapi di rumah. Selamat mencoba dan semoga puasa Ramadhan semakin berkesan dengan sajian lezat ini!


















