dikatain kampungan pakai baju ini ....
Haii lemoned 👋🏻
Mau cerita sedikit tentang baju viral yang seliweran di live tiktok .
Terkadang aku pengen beli tapi mikir mikir.
Bagus gak ya bahannya ? Takut gak sesuai ekspektasi ! dll
aku selalu tanya ke anak , mau gak beli ini ? . mau yang mana ?. pokoknya kalau aku mau beliin anak selalu ngajak dia diskusi biar mau dipakek sama dia dan dia juga happy.
akhirnya aku tetap beli karena unik aja gitu .
eh pas paketnya datang , ternyata anak yang lebih excited buka paketnya , karena dia tau itu paketnya dia .
awalnya dia ketawa² liat desainnya mie Indomie Favorit nya .
Lalu sore setelah mandi, dia excited ngajak keluar rumah mau nunjukin kalau dia seneng pakai baju ini .
walau diluar akhirnya ada yg gak suka, ada yang ngebully, ada yang ngeledekin.
Bagiku gak masalah , asal dia nanggepinnya dengan ketawa .
yang penting anakku suka , dia happy , dia pede .
aku sudah lega .
Kalau menurut kalian bagaiman bund ?
Jujur, sebelum akhirnya checkout baju Indomie ini aku sempat galau lumayan lama. Di live TikTok kan sering banget muncul komentar "outfit kampungan", "baju alay", bahkan ada yang bawa-bawa hal negatif yang nggak nyambung sama sekali. Sebagai orang tua, baca begitu tuh bikin mikir dua kali: takut nanti anak dibully, takut dikomentarin tetangga, takut dibilang nggak punya selera. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, yang pakai kan anak kita, bukan netizen. Aku mulai fokus ke hal-hal praktis dulu: bahannya nyaman nggak, panas atau nggak, jahitannya rapi, warna mudah pudar atau tidak. Waktu paket datang dan dipegang langsung, ternyata baju gambar Indomie ini bahannya lumayan adem buat dipakai main sore, nggak setebal kaos mahal sih, tapi cukup oke buat daily outfit anak. Yang bikin aku makin yakin, pas lihat ekspresi anakku begitu tahu dia dapat baju mie Indomie favoritnya. Dia langsung senyum lebar, pose finger heart, heboh banget mau foto-foto. Dari situ aku sadar, kadang kita kebanyakan mikirin omongan orang, padahal yang paling penting itu rasa percaya diri dan kebahagiaan anak. Soal dibilang style kampungan, menurutku itu relatif banget. Anak-anak biasanya belum terlalu mikir soal fashion standar orang dewasa, mereka cuma tahu: lucu atau nggak, nyaman atau nggak. Kalau dia nyaman dan merasa gemes pakai baju anak Indomie, ya sudah, kenapa harus malu? Dipake pun aku atur momennya, misal buat main ke rumah nenek, jalan sore, atau acara santai, bukan buat ke acara formal. Aku juga belajar untuk ngajak anak diskusi dulu sebelum beli baju unik begini. Aku kasih beberapa pilihan: mau baju Indomie anak atau model lain, jelasin kalau mungkin nanti ada orang yang komentar aneh. Ternyata dia tetap pilih baju Indomie, dan bilang nggak apa-apa kalau ada yang ngeledekin, yang penting dia suka. Di situ aku merasa, ini sekaligus latihan dia buat punya pendirian sendiri. Buat bunda yang lagi bingung, takut outfit anaknya dibilang kampungan gara-gara baju indomie, coba tanya diri sendiri: kamu beli karena ikut-ikutan tren, atau karena memang anakmu suka? Kalau alasan utamanya bikin anak happy dan bahannya aman dipakai, menurutku nggak perlu terlalu pusing sama label alay atau kampungan dari orang lain. Pada akhirnya, style kampungan atau tidak itu cuma opini. Yang nyata di depan mata adalah anak kita senyum, ketawa, bangga nunjukin bajunya. Selama tidak mengandung unsur negatif dan masih sopan, aku pribadi sih tetap akan prioritaskan rasa nyaman dan bahagia anak dibanding penilaian netizen.
