Aku mau sedikit cerita tentang pengalaman aku hampir aja ketipu sama pihak yang mengaku kalau dia itu pihak dari perusahaan yang aku pesen produk nya
Mungkin ini emng kesalahan dari aku gaes karena kemarin waktu aku unboxing paketnya alamat lengkap aku gak aku sensor aku gak tau kalau alamat sama no resinya itu gak boleh di publik😭😭
Jadi singkat ceritanya aku itu di suruh isi saldo shopee aku sebesar 300 ribu biar akun aku gak di blok sama pihak shopee nya aku panik dong kalau aku gak isi saldo shopee sebesar 300 ribu aku bakal di denda sebesar 5 milyar😭😭terus katanya aku bakal dijemput dan di bawa kekantor😭😭aku bilang dong ke pihak yang telpon aku itu aku bilang ini bukan peniupan atau apa katanya bukan ini emng benar dari pihak official store itu pandai banget lah mulut nya itu bersandiwara menceritakan kebenarannya terus aku panik lah mencoba menghubungi teman sama keluarga tapi gak ada yang aktif
Saking aku paniknya aku gak kepikiran buat chat akun official store yang aslinya terus aku coba chat aku tanya-tanya katanya bukan dari pihak perusahaan nya karena dari pihak perusahaan nya gak pernah chat costumer seperti itu ternyata aku di tipu😭😭
Untung aja aku belum isi saldo shopee aku😭😭
WARNING❗❗
Ini pelajaran buat aku dan tentunya buat kalian semua yang sering pesan di shoppe yaa jadi kita ambil pelajaran kalau ada yang telpon atau chat dari no yang gak kita kenal jangan langsung panik tapi kita akal dia dengan cara kita sendiri bahwa orang yang mau menipu bakal ketipu balik sama kita😉😉
... Baca selengkapnyaBerdasarkan pengalaman pribadi, aku menyadari betapa pentingnya mengenali ciri-ciri penipuan yang mengatasnamakan Customer Service (CS) Shopee. Para penipu ini sering kali memanfaatkan ketakutan kita dengan mengirimkan pesan ancaman seperti akun diblokir atau denda besar jika tidak segera mengisi saldo ShopeePay.
Dari tangkapan layar WhatsApp yang aku temukan, mereka bahkan mengirimkan dokumen palsu yang mengaku resmi dari Shopee yang berisi ancaman sanksi pidana dan denda hingga 5 miliar. Hal yang paling menakutkan adalah penipu berusaha menekan melalui chat, mengancam akan menjemput dan membawa kita ke kantor jika tidak mengikuti permintaan mereka.
Untung aku sempat ngobrol dengan akun official store Shopee yang asli dan mendapat konfirmasi bahwa Shopee tidak pernah menghubungi customer dengan cara seperti itu. Mereka selalu mengingatkan kita agar tidak memberikan data pribadi atau melakukan top up saldo atas permintaan yang mencurigakan.
Sebagai tambahan, penting untuk tidak membagikan alamat lengkap atau nomor resi secara publik lewat unboxing video atau media sosial, karena hal ini bisa menjadi celah bagi penipu untuk meluncurkan modus serupa. Aku sarankan untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan segera konfirmasi melalui kanal resmi Shopee jika menerima chat atau telepon mencurigakan.
Jika kamu tidak yakin, jangan ragu untuk menghubungi customer service Shopee langsung lewat aplikasi resmi atau website mereka. Jangan pernah panik dan jangan mudah percaya jika ada yang menuntut pembayaran mendadak atau ancaman cepat, karena itu biasanya modus penipuan.
Mari berbagi cerita agar semakin banyak yang waspada dan terhindar dari penipuan ini. Ingat, CS Shopee yang asli tidak akan pernah memaksa kamu untuk isi saldo dengan ancaman seperti itu.
aku pernah, abis kasi ulasan, kena foto barcodenya. yg ku beli hp vivo v40 waktu itu. lngsng ada yg tlfn, krna kena pelanggaran katanya, krna ada barcodenya, minta di delete. udah ku delete ulasannya. minta screenshoot akun sopi ku, ga ku kasih lah. dia tetep berdalih hnya skrinshut saja, lngsng ku bentak, kmu kira saya bodoh? disana ada spaylaterku, ada saldoku, ada spinjamku, dasar penipu gendut. dia ngancam mau denda 5M, ku blg ayoookk nah, drtd sdh ku rekam, kmu yg ku denda 5M adanya.
lngsng di matikan
penipuan emang gtu ka, kita dikejar2 biar ngga ada waktu mikir.
aku dulu kena penipuan juga gtu.... bener2 di chat ditelpon jadi ngga sempet mikir ato verifikasi...
dri kakak ada kerugian apa ya? setelah kirim photo resi?
aku pernah, abis kasi ulasan, kena foto barcodenya. yg ku beli hp vivo v40 waktu itu. lngsng ada yg tlfn, krna kena pelanggaran katanya, krna ada barcodenya, minta di delete. udah ku delete ulasannya. minta screenshoot akun sopi ku, ga ku kasih lah. dia tetep berdalih hnya skrinshut saja, lngsng ku bentak, kmu kira saya bodoh? disana ada spaylaterku, ada saldoku, ada spinjamku, dasar penipu gendut. dia ngancam mau denda 5M, ku blg ayoookk nah, drtd sdh ku rekam, kmu yg ku denda 5M adanya. lngsng di matikan