ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata) 3

Membalas

Jam 10 pagi, Alina bersimpuh di lantai, bersiap untuk menyetrika.

Alina masih mau menyetrika karena masih tinggal beberapa hari lagi sebelum hengkang. Dia risih melihat rumah berantakan, jadi pilih merapikan demi kewarasannya sendiri.

Di samping tumpukan pakaian, berserakan kertas-kertas buram dan sebuah buku tulis merek murah yang sebagian sampulnya sudah sobek.

"Mbak Alina!"

Teriakan cempreng itu membuat konsentrasi Alina buyar. Dina, adik Raka, masuk tanpa mengetuk pintu.

"Minta d u i t dong. Tiga juta. Sekarang," todong Dina tanpa basa-basi.

Alina menghela napas. Semalam kakaknya ulang tahun dia tidak di rumah, sekarang tiba-tiba minta u ang.

"Buat apa, Din?"

“Ba yar cicilan tas akulah! Jatuh tem po hari ini. Kalau telat, aku kena den da, malu sama teman-teman nongkrong! Cepetan gih, minta Mas Raka atau pakai u ang belan ja kamu dulu."

"Nggak ada. U ang belanja Mas Raka bulan ini pas-pasan. Dan udah habis juga."

"Alah! Pelit banget sih jadi ipar!" Dina melotot jijik melihat Alina yang masih sibuk mencoret-coret kertas buram.

"Lagian kamu ngapain sih? Serius banget kayak lagi ngitung sah am! Paling juga lagi ngitungin utang di warung sayur, kan?"

"Iya, Din. Cabe lagi mahal," sahut Alina singkat.

Padahal, di atas kertas buram yang dikira Dina sampah itu, Alina sedang menghitung eva luasi a set Raka yang akan ia si ta hari Senin nanti.

Alina terpaksa melakukan ini, karena a s e t tersebut dihasilkan dari u a n g k o ru p si di perusahaan.

Belum sempat Dina memaki lagi, suara mobil terdengar. Raka masuk menggandeng Riska.

"Mas Raka! Itu lho istrimu, pelit banget! Masa aku pinjam 3 juta dibilang nggak ada!" adu Dina.

Raka menatap Alina merendahkan.

"Kamu itu ya, sama ipar mbok jangan kikir. Kalau ada sisa u a n g belanja, kasih lah."

"Sisa dari mana, Mas?" Alina mendongak, "Mas kasih aku dua juta sebulan. Ba yar listrik, air, beras, ini saja aku lagi pusing ngatur du it buat be li gas."

“Kalo gak mau ngasih udah, gak usah drama!” bentak Raka buru-buru. Dia tidak mau Riska tahu kalau selama ini dia hanya memberi sedikit u a n g belanja.

Alina diam.

“Lihat penampilanmu, siapa yang sudi kasih biaya banyak ke hidupmu kalo penampilanmu saja menjijikkan!” lanjut Raka. Lalu dia kembali melangkah keluar menuju ruang tamu.

Riska tertawa menyaksikan keributan itu.

"Kasihan banget sih hidupmu. Pusing cuma gara-gara u ang receh. Sementara aku diberi berapa pun yang kuminta,” bisiknya, lalu dengan sengaja menendang gelas kopi Alina yang tergeletak di lantai dekat kertas-kertas dan pakaian.

“Riska apa yang kamu lakukan!” teriak Alina.

"Ups!" Riska menutup mulut, matanya berbinar jenaka. "Maaf, gak sengaja."

Raka dan Dina kembali muncul. Melihat Alina kerepotan menyelamatkan pakaian dan kertas, bukannya menolong, mereka malah tertawa.

"Sukurin! Makanya jangan pelit!" ledek Dina, “kualat kan!”

"Udah gak usah drama. Cuma buku catetan usang doang kan?” cemooh Raka. "Ayo Riska, kita ke ruang kerjaku saja. Ada yang harus kita selesaikan."

Alina menunduk, tangannya gemetar memungut buku tulis yang basah. Bukan karena sedih, tapi menahan amarah yang meledak.

Riska membungkuk sedikit, membisikkan sesuatu di telinga Alina.

"Itu hukuman buat istri yang nggak sadar diri. Tempatmu memang di bawah, kena tumpahan kotoran kami."

Setelah itu ia melenggang pergi mengikuti Raka sambil tertawa renyah.

Alina menghela napas.

"Kalian pikir ini hanya catatan usang?" desis Alina, matanya menatap pintu.

"Tunggu Senin depan," gumamnya lirih, “Aku yang akan menumpahkan 'kopi panas' ke wajah karir kalian berdua. Dan saat itu terjadi, tak kan pernah ada tisu yang bisa membersihkannya."

Alina berjalan ke dapur.

"Butuh tiga juta!" Alina tersenyum miring sambil mencuci gelas bekas kopinya yang tumpah tadi.

"Akan kubuat kamu tak kan mampu, bahkan membeli sebutir permen, Adik Ipar."

Tayang di K B M A p p

Judul: ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata)

Penulis: Ida Raihan

2/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaCerita Alina ini menggambarkan betapa sulitnya menjadi bagian dari keluarga yang penuh konflik dan ketidakadilan. Seringkali, dalam kehidupan rumah tangga, seseorang bisa merasa terpinggirkan dan diremehkan terutama oleh keluarga pasangan. Saya pernah mengalami situasi serupa, di mana perjuangan untuk menjaga martabat di tengah tekanan keluarga besar membuat mental kita diuji habis-habisan. Seperti Alina, terkadang kita melakukan hal sederhana seperti merapikan rumah atau menghitung pengeluaran secara teliti yang justru disalahartikan sebagai hal yang tidak penting atau bahkan dianggap rendah. Konflik muncul dari komunikasi yang kurang dan perbedaan cara pandang tentang peran kita dalam keluarga. Keputusan Alina untuk menyimpan catatan penting di kertas buram yang tampak usang bukan hanya simbol perlawanan, tapi juga strategi cerdas untuk mengambil langkah besar di masa depan. Ini mengingatkan saya bahwa kesabaran dan ketelitian dalam mengumpulkan bukti atau persiapan sangat penting sebelum mengambil tindakan yang berdampak. Pengalaman ini juga membuka mata saya tentang pentingnya menilai situasi dengan bijak dan mencari dukungan yang benar. Kadang, kita harus bersikap tegas dan menjaga harga diri sekaligus mencari jalan keluar terbaik yang membangun. Cerita seperti ini bisa jadi pelajaran berharga bagi siapa saja yang mengalami masalah serupa dalam hubungan keluarga atau pernikahan. Selain itu, kisah ini menyentuh isu sosial tentang perlakuan dalam keluarga dan bagaimana seseorang dapat bangkit dari keadaan terpuruk untuk membalikkan keadaan menjadi lebih baik. Ini juga mengingatkan bahwa setiap orang memiliki nilai dan potensi yang tidak boleh diremehkan hanya karena stigma atau penilaian sepintas. Jadi, penting untuk tetap menjaga integritas dan memperjuangkan hak kita dengan cara yang tepat.

Posting terkait

Gambar menampilkan seorang wanita tersenyum percaya diri dan seorang pria terkejut, dengan latar belakang kantor. Terdapat spanduk 'BREAKING NEWS' yang mengumumkan balas dendam istri yang diceraikan menjadi investor mayoritas, mengambil alih perusahaan, dan memecat mantan suami.
ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata) 1
"Bawa pergi sampah ini!" Sebuah kotak kado kecil melayang di udara, menghantam da da Alina dengan keras sebelum menggelinding ke lantai. Napas Raka memburu. Tatapannya j i j i k seolah Alina adalah kotoran yang menempel di sepatu mahalnya. "Mas, itu jam tangan mahal loh. Aku sengaja belii
anquindiennastory

anquindiennastory

1 suka

Seorang wanita tersenyum percaya diri di depan seorang pria yang terkejut, dengan latar belakang kantor. Teks berita utama menyatakan 'BALAS DENDAM PALING SADIS: ISTRI YANG DITALAK TIBA-TIBA MENJADI INVESTOR & PEMILIK SAHAM MAYORITAS, MENGAMBIL ALIH PERUSAHAAN, MEMECAT MANTAN SUAMI, DAN MENGGEMPARKAN SELURUH KANTOR!'.
ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata) 1
"Bawa pergi sampah ini!" Sebuah kotak kado kecil melayang di udara, menghantam da da Alina dengan keras sebelum menggelinding ke lantai. Napas Raka memburu. Tatapannya j i j i k seolah Alina adalah kotoran yang menempel di sepatu mahalnya. "Mas, itu jam tangan mahal loh. Aku sengaja belii
Kim Na Ra Story

Kim Na Ra Story

0 suka

ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata) 3
Membalas @junah.agung Part 3 Jam 10 pagi, Alina bersimpuh di lantai, bersiap untuk menyetrika. Alina masih mau menyetrika karena masih tinggal beberapa hari lagi sebelum hengkang. Dia risih melihat rumah berantakan, jadi pilih merapikan demi kewarasannya sendiri. Di samping tumpukan pakai
anquindiennastory

anquindiennastory

0 suka

Seorang wanita tersenyum di depan layar presentasi, sementara seorang pria di depannya tampak terkejut. Teks berita utama berbunyi: 'BALAS DENDAM PALING SADIS: ISTRI YANG DITALAK TIBA-TIBA MENJADI INVESTOR & PEMILIK SAHAM MAYORITAS, MENGAMBIL ALIH PERUSAHAAN, MEMECAT MANTAN SUAMI, DAN MENGGEMPARKAN SELURUH KANTOR!'
ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata) 3
Part 3 Jam 10 pagi, Alina bersimpuh di lantai, bersiap untuk menyetrika. Alina masih mau menyetrika karena masih tinggal beberapa hari lagi sebelum hengkang. Dia risih melihat rumah berantakan, jadi pilih merapikan demi kewarasannya sendiri. Di samping tumpukan pakaian, berserakan kertas-k
Kim Na Ra Story

Kim Na Ra Story

0 suka

ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata) 1
"Bawa pergi sampah ini!" Sebuah kotak kado kecil melayang di udara, menghantam da da Alina dengan keras sebelum menggelinding ke lantai. Napas Raka memburu. Tatapannya j i j i k seolah Alina adalah kotoran yang menempel di sepatu mahalnya. "Mas, itu jam tangan mahal loh. Aku sengaja belii
newskbmapps

newskbmapps

0 suka

ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Pertama) 2
Part 2 Gelak dari ruang tengah tak lagi menyakitkan. Alina sudah kebal. Dia tak butuh lagi peran Raka sebagai suaminya. Perjuangannya sudah cukup. Alina duduk di tepi ran jang. Pikirannya melayang, menembus waktu ke 3 tahun lalu. Saat itu di sebuah rumah sakit Singapura. "Alina, berjan
newskbmapps

newskbmapps

0 suka

ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Pertama) 2
Membalas @ghinahandayani1 Part 2 Gelak dari ruang tengah tak lagi menyakitkan. Alina sudah kebal. Dia tak butuh lagi peran Raka sebagai suaminya. Perjuangannya sudah cukup. Alina duduk di tepi ran jang. Pikirannya melayang, menembus waktu ke 3 tahun lalu. Saat itu di sebuah rumah sakit S
anquindiennastory

anquindiennastory

0 suka

Seorang wanita berjas dan dasi kupu-kupu dengan ekspresi percaya diri, di atasnya terdapat judul 'ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata)'. Teks di bawahnya menyatakan dia adalah investor baru yang memecat mantan suaminya.
Di Mata Mertua Aku Sampah (1)
Judul: Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata "Bawa pergi sampah ini!" Sebuah kotak kado kecil melayang di udara, menghantam da da Alina dengan keras sebelum jatuh menggelinding ke lantai keramik. Napas Raka mem buru. Wajahnnya merah padam, urat-urat lehernya menon jo
Ida Raihan

Ida Raihan

1 suka

Part 3
Bab 3: Kopi Panas di Atas Kertas Buram Pagi sekitar jam sepuluh, Alina sedang duduk bersimpuh di lantai ruang tengah, ia sedang persiapan untuk menyetrika pakaian. Penampilannya rapi dan bersih meskipun hanya dengan stelan katun rumahan. Rambut dicepol rapi, wajahnya dibiarkan tanpa bedak, tetap
Ida Raihan

Ida Raihan

0 suka

Gambar menunjukkan piring berisi irisan mentimun dan tahu goreng, dengan teks overlay yang menampilkan kutipan dramatis dari cerita 'ALINA (Di Mata Mertua Aku Sampah, Di Mata Dunia Aku Permata)'. Kutipan tersebut adalah deklarasi Alina kepada mantan suaminya bahwa dia adalah investor baru yang membeli 65% saham perusahaannya dan memecatnya. Terdapat logo KBM dan branding Lemon8.
Part 4
Bab 4: Ta-lak Tiga untuk Istri 'Pembawa Sial' "Bereskan barang-barangmu! Hari ini juga kamu angkat kaki dari rumah anakku!" Suara teriakan Bu Broto menggema, diiringi bunyi brakk yang nyaring. Sebuah koper tua berwarna hitam terlempar dari dalam kamar, mendarat mengenaskan di
Ida Raihan

Ida Raihan

0 suka

Part 2
Part 2. Tampa-ran Terakhir Untuk Kesabaran Gelak tawa dari ruang tengah tak lagi menyakitkan di telinga Alina. Suara manja Riska yang memuji Raka, disahuti tawa bangga Bu Broto, seharusnya menciptakan harmoni menyakitkan yang memenuhi rumah tipe 36 itu. Tetapi, Alina sudah mulai kebal. Dia tidak
Ida Raihan

Ida Raihan

0 suka

Perang Dunia Ketiga di Depan Mata. Amankah Kita?
Aman dari perang panas dengan negara lain? Bisa jadi, karena politik luar negeri di Indonesia bebas aktif, netral sejak dulu. Tapi emang aman dari efek ekonomi dan sosial yang muncul? TENTU SAJA TIDAK! Perang N*kl1r kemungkinan besar terjadi, efeknya paling dirasakan negara yang kena, but hey, t
Nurara

Nurara

16 suka

Tips Memanfaatkan Sampah Organik
Dari pada cuma dibuang, coba cara ini buat mengelola sampah dapur kamu. Selain dapat kompos, bisa membantu mengurangi masalah sampah di lingkungan sekitar kita. #kompos #tipsberkebun #urbanfarming #berkebundirumah #berkebunbersamalemon8
MariFarm__

MariFarm__

223 suka

Ilustrasi laut yang dipenuhi sampah plastik dan jaring di permukaan dan bawah air, dengan tulisan "Kalau Laut Bisa Ngomong Siapa yang Disalahkan?".
Peta Indonesia dengan ilustrasi sampah plastik mengambang di laut, disertai teks yang menyatakan laut Indonesia sesak plastik dan mengajak melihat data.
Ilustrasi bawah laut penuh sampah plastik dengan teks yang menyatakan Indonesia penyumbang sampah plastik laut terbesar ke-2 di dunia, sekitar 620 ribu ton per tahun.
Laut Jadi Tempat Sampah Manusia
Kalau laut bisa ngomong, mungkin dia nggak marah… cuma capek. Capek menelan plastik, jaring, dan sampah yang kita anggap “hilang” setelah dibuang. Masalahnya bukan di lautnya—tapi di kebiasaan kita. Masih mau pura-pura nggak lihat? Hashtag: #cocosocialfund #SampahPlastik #SaveOurOce
Cocosocialfund

Cocosocialfund

2 suka

Gambar close-up mulut dengan emoji ikan menutupi bibir, disertai teks 'MULUT AKU BAU SAMPAH TERNYATA AKU SAKIT INI'. Menunjukkan masalah bau mulut yang disebabkan oleh penyakit tertentu.
Teks menjelaskan pengalaman bau mulut yang tidak hilang meski sudah sikat gigi, lalu didiagnosis GERD ringan oleh dokter gigi, yang menyebabkan napas tidak sedap.
Teks di atas latar belakang wajah, merinci penyebab bau mulut seperti telat makan, suka pedas/kopi, begadang, stres, serta gejala tenggorokan kering dan napas bau.
MULUT AKU BAU SAMPAH, TERNYATA KARENA SAKIT INI 🗑️
Mulut bau kayak sampah padahal udah sikat gigi? 😷 Aku juga pernah ngalamin, ternyata penyebabnya asam lambung naik (GERD), bukan karena mulut kotor. Dari situ aku sadar, bau mulut kadang tanda tubuh lagi nggak sehat. Sekarang aku lebih jaga pola makan, minum air cukup, dan hindari begadang. 🌿 Kamu
Angela 🎀

Angela 🎀

665 suka

Gambar wang kertas RM50 Malaysia dengan teks 'Jual Sampah Dapat Duit?? Jom jual kat sini!' menunjukkan potensi menjana pendapatan daripada barangan kitar semula.
Pusat Kitar Semula Komuniti di Presint 9, Putrajaya, dengan logo kitar semula, menunjukkan tempat untuk menjual barangan terpakai.
Seseorang sedang menimbang botol-botol minyak masak terpakai di atas penimbang, menunjukkan proses penjualan barangan kitar semula.
Sampah boleh jadi duit 🤑
Korang tahu tak… setiap hari kita buang benda yang sebenarnya ada nilai? 🤯 Botol plastik, tin aluminium, kertas lama — semua tu kalau kumpul, boleh tukar jadi duit. Ramai orang ingat sampah tu tak berharga, tapi hakikatnya ia sumber rezeki yang ramai tak sedar. Bayangkan, sambil kita jaga ala
mimi 💗

mimi 💗

216 suka

Kelakuan mertua yang bikin emosi! Ada yang sama??
Tipe mertua kayak gini susah banget diajak akur… di depan keliatan baik, rajin, perhatian sama menantu, padahal aslinya beda 180 derajat! Kalau di luar rumah dandan rapi banget, tapi kamarnya kayak kapal pecah, bau, baju berserakan, sampah nggak pernah dibuang… Parahnya lagi, walau dia sering bang
Lemon8er

Lemon8er

2052 suka

Recyle sampah jadi gantungan gemes kaya gini!
Gemes banget kann keychainnyaaa, Kalian bisa recreate keychainyaa ya rumusnya sudah aku taruh di video ! Ib : @rirang_knit #keychain #resycleart #resycledplastic #crochet #crocheting
ociiiiii 👑

ociiiiii 👑

61 suka

Cara Hapus Sampah Yang Tersembunyi Di Hp Xiaomi
#tutorial #hapussampah #xiaomi
donnyajadeh

donnyajadeh

23 suka

Imej menunjukkan belakang kepala seseorang yang melihat dinding skrin memaparkan pelbagai video, dengan teks "LAMBAKKAN AI SLOP" dan "BANYAKNYA KONTEN AI KURANG BERKUALITI DAN TAK ADA FAEDAH", menggambarkan lambakan kandungan AI yang tidak berkualiti.
Ilustrasi seorang lelaki melihat skrin komputer yang memaparkan robot menjana kandungan digital, dengan teks "AI SLOP ? APA TU?" dan definisi AI Slop sebagai kandungan AI berkualiti rendah yang dihasilkan secara besar-besaran tanpa sentuhan manusia.
Ilustrasi seorang lelaki melihat skrin komputer di mana makhluk aneh menjana kandungan, dengan teks "CIRI AI SLOP" dan senarai empat ciri utama kandungan AI Slop seperti tidak berkualiti, penuh fakta salah, tanpa usaha serius, dan hanya untuk wang.
Konten Sampah ‘AI Slop’ berluasa di media sosial!
Anda perasan tak sesuatu isu atau tragedi contoh berlaku banjir mestilah di FYP Tiktok, Feed Facebook atau mana-mana media sosial lain penuh berkaitan banjir yang dirakam oleh pengguna media sosial, tetapi perasankah anda? selang beberapa video ada video yang kelihatan terlalu dramatik tetapi seben
Asukikun99

Asukikun99

1 suka

OPINI ORANG LAIN CUMA SAMPAH
7 hari. Reset total cara lo ngeliat diri sendiri. Bukan sulap, bukan nunggu dipuji. Tapi bersihin suara negatif, latih postur, ambil aksi kecil tiap hari, percaya diri itu bukan bakat. Itu skill yang dilatih, bukan ditunggu. Kalau mental lu kuat, panggung mana pun jadi milik lu. #ResetPercay
TX Digital

TX Digital

0 suka

Kolase empat gambar menunjukkan tangan mengaplikasikan ampas teh/kopi, air cucian beras, dan cangkang telur ke tanaman. Gambar ini menampilkan judul "Sampah Dapur Bikin Subur", menunjukkan cara memanfaatkan limbah dapur untuk menyuburkan tanaman.
Kolase empat gambar menunjukkan penggunaan cangkang telur halus sebagai sumber kalsium untuk tanaman berbuah, dan air cucian beras untuk menyiram tanaman, terutama yang baru dipindahkan, untuk mencegah stres akar.
Gambar menunjukkan tangan mengaplikasikan ampas teh/kopi ke tanaman. Teks menjelaskan bahwa ampas teh/kopi baik untuk bunga, tanaman hias, atau buah (tanpa gula), dan ampas teh disukai mawar karena membutuhkan tanah asam.
Sampah Yang "Dibuang Sayang" Versi IRT Berkebun 🪴🌻
Teman2 Lemoners.. Aku tuh kadang kl mau buang air cucian beras, kepikiran, "kok sayang ya kl cuma dibuang", akhirnya aku siramin ke tanaman2 deh. Dari ibuku juga gitu, ampas teh tiap hari dibuang dibawah tanaman2nya, hasilnya subur2 bngt tanamannya padahal ga dikasih apa2. Kapan2 kala
Gumi

Gumi

61 suka

Gambar ini membandingkan 'Mata Lalat' dan 'Mata Lebah'. 'Mata Lalat' digambarkan sebagai lalat muram yang fokus pada negatif dan keburukan, manakala 'Mata Lebah' digambarkan sebagai lebah gembira yang sentiasa mencari kebaikan dan kemanisan walaupun dalam kesukaran.
NAK JADI MATA LEBAH ATAU MATA LALAT
Mata Lalat Kerjanya cari sampah. Orang explain dengan niat baik pun, dia tetap fokus pada negatif. Apa pun yang kau buat, dia tetap nampak busuknya. Mata Lebah Walau dunia penuh duri dan masalah, dia tetap mencari madu. Ceritalah hal buruk macam mana pun, dia tetap jumpa manisnya. Jadi…
AddaUwais | coach pemakanan

AddaUwais | coach pemakanan

3 suka

sampah dapur jadi pupuk gratis
🌱 Ember komposter rumahan super simpel! Siapa sangka… sampah dapur yang sering kita buang ternyata bisa jadi pupuk gratis buat kebun 🌿 Cuma pakai ember bekas, sisa sayur & buah, plus daun kering — kamu sudah bisa mulai bikin kompos sendiri di rumah. Nggak perlu alat mahal, nggak perlu lahan
NUNG Abdbinuler

NUNG Abdbinuler

38 suka

Tangan memegang botol plastik bening berisi cairan keruh dengan tutup kuning. Teks "Ramuan dari sampah penyelamat cabeku" dan "jangan sampe kamu gatau" menjelaskan isi botol sebagai ramuan penyelamat cabai. Ada foto wanita berhijab di pojok kanan bawah.
Botol plastik besar berisi cairan coklat kental, diletakkan di depan latar belakang kotak-kotak hitam putih. Teks menjelaskan bahwa ini adalah kulit bawang yang direndam air cucian beras selama seminggu, efektif mengusir hama cabai.
Tangan melonggarkan tutup kuning botol plastik bening berisi cairan. Teks instruksi mengingatkan untuk mengeluarkan gas setiap hari dan menjelaskan cara aplikasi ramuan dengan perbandingan 1:10 (air rendaman beras:air) untuk disemprot atau dikocor.
RAMUAN DARI SAMPAH PENYELAMAT CABEKU
semenjak aku berkebun numbuhin cabe tuh tricky banget selama tahun 2024 aku belajar dari berbagai sumber tentang numbuhin cabe ini dan alhamdulillah akhir tahun akhirnya aku berhasil nanem cabe yang jarang terkena hama & berbuah banyak walaupun bahannya sederhana/bisa dibilang sampah
dhiᡣ𐭩

dhiᡣ𐭩

21 suka

Gambar menampilkan ruang tamu modern minimalis yang bersih dan rapi, dengan sofa putih, meja kopi hitam, dan bean bag. Teks overlay bertuliskan 'BERSIH DIRI DAN RUMAH IRT Sambut 2026', menggambarkan persiapan menyambut tahun baru dengan membersihkan diri dan rumah.
"Buang Sampah",Jemput Berkah 2026
Haaaiii 🤗 assalamu'alaikum teman-2 🍋💙 Ngerasa nggak sih, makin ke ujung tahun 2025, kok rasanya pikiran makin penuh dan energi gampang habis? Ternyata, seringkali apa yang kita rasakan di dalam hati itu cerminan dari kondisi di sekitar kita. Tumpukan barang nggak kepakai di sudut kamar t
Eva 328708

Eva 328708

1 suka

BINGKISAN DARI IBU MERTUA 1
Judul: Bingkisan dari Ibu Mertua Penulis: Syumaiyahcantik Aplikasi: KBM App Bab 1 "Arum... ini ada titipan dari Ibu mertua-mu," ucap Bi Esih sambil menyerahkan kardus bekas mi instan. "Emang, Bibi bertemu Ibu mertuaku di mana?" tanyaku heran. Setahuku, Bi Esih jarang keluar rumah, sement
newskbmapps

newskbmapps

0 suka

Seorang wanita muda berambut gelap mengenakan gaun merah muda bermotif berdiri di depan tumpukan besar botol plastik bekas. Dia menunjuk ke depan, dengan latar belakang pepohonan hijau.
Sampahmu tanggungjawabmu 🥰
Dimata orang lain mungkin ini sampah, tapi di mata pejuang keluarga, ini adalah berkah. Tapi ini bukan soal sampah #fypfoto
GALANG BANYUWANGI

GALANG BANYUWANGI

1 suka

Lihat lainnya