... Baca selengkapnyaAku pribadi tuh paling nggak bisa nolak seblak jadul, apalagi yang pakai kerupuk putih besar dan kuah merah pedas yang kelihatan menggoda. Waktu pertama kali cobain seblak jadul By Seblak EsaKu, yang bikin beda itu tekstur kerupuknya: di luar masih agak kenyal, tapi bagian pinggir udah lembek nyatu sama kuah. Buat aku, ini tipe seblak yang pas kalau lagi pengen nostalgia jajanan zaman SD.
Buat kamu yang penasaran sama seblak jadul kerupuk putih, biasanya ciri khasnya itu kerupuknya bukan yang warna-warni kekinian, tapi kerupuk putih pipih yang digodok nggak terlalu lama. Kuahnya cenderung simple, warna oranye kemerahan, nggak terlalu rame topping, jadi fokus di rasa kuah dan kerupuk. Kalau di Seblak EsaKu, kuah merahnya kerasa pedas gurih, ada sedikit rasa kencur tipis yang bikin wangi, tapi nggak terlalu nyegrak.
Kalau kamu mau bikin versi rumahan seblak jadul kuah merah, kurang lebih gini cara aku:
1. Siapkan kerupuk putih (boleh campur sedikit kerupuk hijau biar mirip di foto) lalu rendam dengan air panas sampai agak lembek, jangan kelamaan biar nggak hancur.
2. Bumbu halus: bawang putih, bawang merah, cabai merah keriting, cabai rawit (sesuai level pedas), sedikit kencur, garam, dan kaldu bubuk.
3. Tumis bumbu sampai harum, lalu tambahkan air secukupnya sampai jadi kuah. Tambah sedikit minyak biar kuahnya kelihatan merah berkilau.
4. Masukkan kerupuk yang sudah direndam, masak sebentar saja. Kalau suka, bisa tambah telur kocok yang dituangkan langsung ke kuah.
5. Koreksi rasa: seblak jadul biasanya dominan pedas dan gurih, manisnya tipis atau bahkan nggak dikasih gula sama sekali.
Buat kamu yang lebih suka seblak kerupuk pedas kuah merah tanpa topping ribet, versi jadul begini cocok banget. Simple, cepet, dan rasanya ngena. Kalau pesan di luar, aku biasanya tanya dulu ke penjualnya, "Ini seblaknya model jadul kerupuk putih atau yang campur makaroni dan ceker?" Supaya dapet seblak yang benar-benar sesuai ekspektasi.
Tips tambahan dari pengalamanku:
- Kalau mau kuahnya lebih nendang, pakai cabai yang sudah digoreng dulu sebelum dihaluskan, warna merahnya jadi lebih cantik.
- Jangan takut tambahin kencur sedikit, karena justru itu yang bikin rasa seblak jadul kerasa autentik.
- Sajikan di mangkuk warna terang (kayak mangkuk merah muda di foto), jadi warna kuah oranye kemerahan dan kerupuk putihnya makin kelihatan menggoda.
Buat yang lagi cari inspirasi seblak jadul simple tapi pedas, seblak kerupuk pedas kuah merah model begini bisa banget jadi menu andalan di rumah. Tinggal sesuaikan level pedas dan topping sesuai selera kamu.