Suka bingung sama diri sendiri
Ya Allah perbaikilah aku dari dosa-dosaku supaya aku bisa mati khusnul khatimah
Ubah sifat jelekku menjadi baik dengan petunjukMu dan hidayah dariMu
Lindungi aku dari sifat buruk dan baguskanlah akhlakku supaya layak masuk surgaMu
udah itu aja, amin
Mengalami kebingungan terhadap diri sendiri memang sering kali membuat perasaan menjadi tidak tenang. Dari pengalaman pribadi, saya menyadari bahwa fase ini sebenarnya adalah kesempatan untuk melakukan refleksi mendalam. Salah satu hal penting adalah memahami bahwa kondisi seperti overthinking, merasa takut menyakiti orang lain, dan selalu merasa salah bukan berarti seseorang itu kacau atau bermasalah secara permanen. Menurut beberapa sumber yang saya pelajari, kondisi tersebut bisa berkaitan dengan 'anxious attachment' dan perlu adanya validasi terhadap trauma masa lalu. Penting untuk memberikan ruang bagi diri kita sendiri untuk merasa aman secara emosional. Saya mulai belajar untuk tidak menghakimi diri terlalu keras, melainkan memberikan waktu untuk mengenali pola-pola yang selama ini memengaruhi perilaku dan emosi saya. Doa menjadi salah satu cara yang saya gunakan untuk meminta bimbingan dan hidayah, agar bisa mengubah sifat buruk menjadi baik. Dengan rutin berdoa dan memohon perlindungan, saya merasa lebih rileks dan terbuka untuk perubahan positif. Selain itu, mengembangkan kebiasaan introspeksi juga membantu saya untuk tidak hanya fokus pada kekurangan, tetapi juga pada kekuatan dan pencapaian yang selama ini saya raih. Memahami bahwa kesadaran atas kelemahan adalah bagian dari proses penyembuhan membuat saya lebih sabar dan penyayang terhadap diri sendiri. Saya yakin bahwa dengan terus berproses, menjaga hubungan yang sehat dengan diri sendiri, dan terus meminta petunjuk melalui doa, setiap orang bisa meningkatkan kualitas akhlak dan mentalnya. Hal ini tidak hanya bermanfaat untuk dunia tapi juga untuk mempersiapkan diri mencapai khusnul khatimah di akhir hayat.


